Minggu, 08 Januari 2012

Apakah Penduduk Negeri Itu Merasa Aman?

Rasanya, dunia sudah semakin gila! Kebaikan yang sedianya berada mulia di atas, malah dijungkir balik ke
bawah. Keburukan yang semestinya direndahkan, malah dipuja-puji bak sesuatu yang istimewa.

Lihatlah di sekitar kita, sebagian besar manusia seperti telah dengan sengaja memutus urat malunya sendiri. Zina antara dua orang malah disebut “bukti cinta”, suap dan korupsi menjadi sumber harta pribadi yang dihalalkan oleh banyak orang, wanita tak segan-segan memamerkan dirinya secara gratis kepada siapa saja, perzinaan pinggir jalan dilokalisasi dalam sebuah kubangan hitam yang terlihat gemerlap, dunia semakin dikejar siang-malam, aturan agama dilemparkan ke belakang karena dianggap tak lagi sesuai perkembangan zaman.


Duhai saudariku, menutup mata rasanya tak terlalu berarti, karena ini terjadi di seluruh penjuru mata angin. Tak menutup mata pun, kita masih tetap bisa mendengar dan mencium aroma perbuatan-perbuatan setan ini.

Bagi engkau, duhai Saudari yang kucinta karena Allah, singgahlah sebentar di sini … ayat-ayat Allah akan dijelaskan kepada kita. Bagi jiwa yang fitrahnya masih suci, insya Allah nasihat ini akan benar-benar bisa diresapi.

Apakah penduduk negeri itu merasa aman?

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ وَلَـكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri tersebut beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Qs. Al-A’raf: 96)

أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَن يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيَاتاً وَهُمْ نَآئِمُونَ

“Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?” (Qs. Al-A’raf: 97)

أَوَ أَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَن يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ

“Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain?” (Qs. Al-A’raf: 98)

أَفَأَمِنُواْ مَكْرَ اللّهِ فَلاَ يَأْمَنُ مَكْرَ اللّهِ إِلاَّ الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ

“Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.” (Qs. Al-A’raf: 99)

Pelajaran untuk kita

Ibnu Katsir rahimahullahu berkata, “Allah berfirman mengabarkan betapa sedikitnya keimanan para penduduk negeri yang menjadi tempat diutusnya para rasul. Sebagaimana firman Allah,

فَلَوْلا كَانَتْ قَرْيَةٌ آمَنَتْ فَنَفَعَهَا إِيمَانُهَا إِلا قَوْمَ يُونُسَ لَمَّا آمَنُوا كَشَفْنَا عَنْهُمْ عَذَابَ الْخِزْيِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَتَّعْنَاهُمْ إِلَى حِينٍ

‘Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman lalu imannya itu bermanfaat kepadanya, selain kaum Yunus? Tatkala mereka (kaum Yunus itu) beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka hingga waktu tertentu.’ (Qs. Yunus: 98)” (Tafsir Ibnu Katsir, juz 3, hlm. 450)

Syekh As-Sa’di menjelaskan tafsir surat Al-A’raf:96—99 ini secara terperinci, dalam Taisir Karimir Rahman, hlm. 298. Mari kita renungi bersama.

“Ketika Allah Ta’ala menyebutkan bahwa orang yang mendustakan para rasul diuji dengan kemalangan, (musibah) itu merupakan nasihat sekaligus peringatan; mereka diuji dengan kesenangan sebagai istidraj dan makar (dari Allah). Disebutkan bahwa seandainya para penduduk negeri tersebut menyimpan iman dalam hati mereka dengan penuh kejujuran, niscaya amal perbuatan mereka akan membenarkan (baca: membuktikan) kejujuran tersebut.

Allah juga menumbuhkan – untuk mereka – segala tetumbuhan dari bumi yang menjadi sumber penghasilan mereka dan menjadi sumber pakan hewan ternak mereka. Dalam tanah yang subur terdapat mata pencaharian, dalam keberlimpahan terdapat rezeki, tanpa perlu merasakan kesusahan dan keletihan, tanpa perlu bekerja keras dan tanpa mengalami kepayahan. Meski demikian, mereka tidak beriman dan tidak bertakwa.

فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

‘… Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.’ (Qs. Al-A’raf: 96)

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

‘Telah tampak kerusakan di darat dan di laut, yang disebabkan oleh perbuatan tangan manusia, supaya Allah membuat mereka merasakan sebagian (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).’ (Q.s. Ar-Rum:41).”

Selain penjelasan tersebut, Syekh As-Sa’di juga menyebutkan tafsir untuk beberapa penggalan dari surat Al-A’raf, ayat 96—99,

• “Tidakkah penduduk negeri itu beriman“; yang dimaksud (”penduduk negeri” dalam ayat tersebut) adalah ‘ para pendusta’, berdasarkan indikasi rangkaian kata (setelahnya) “akan datangnya siksa dari Kami“, yaitu ‘azab yang pedih’;

• “Di malam hari, saat mereka sedang tidur“, yaitu ’saat mereka lengah, terpedaya, dan sedang beristirahat’;

• “Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain?”, maksudnya ‘apa gerangan hal yang membuat mereka merasa aman, padahal mereka telah melakukan berbagai faktor penyebab yang bisa mendatangkan bencana itu; mereka telah melakukan dosa-dosa yang sangat buruk, sehingga bagaimana mungkin mereka tidak diganjar dengan kebinasaan setelahnya?’;

• “Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)?” maksudnya ‘ketika mereka dilenakan dari arah yang tidak mereka duga, dan Allah menyiksa mereka; sesungguhnya, tipu daya Allah begitu kuat’;

• “Tiada yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi”, maksudnya ‘maka sesungguhnya, orang yang merasa aman dari makar Allah adalah orang yang tidak membenarkan adanya balasan atas amalan yang telah dikerjakan. Dia juga tidak beriman dengan penuh kesungguhan kepada para rasul. Ayat yang mula ini menakut-nakuti secara umum, agar hendaknya para hamba tidak merasa aman dengan keimanan yang dimilikinya.
Akan tetapi, mereka senantiasa takut dan khawatir jika dirinya didera ujian yang dapat memberangus imannya. Juga, hendaklah dia senantiasa berdoa dengan mengatakan, ‘Wahai Dzat yang membolak-balik hati, tetapkanlah hatiku di atas agamamu,’ serta hendaknya dia beramal dan berusaha dengan menempuh setiap sebab yang memungkinkan dirinya terbebas dari keburukan ketika datangnya fitnah (ujian). Oleh karena itu, seorang hamba –walau dia telah sampai pada kondisi (keimanan)-nya saat ini– tak ada kepastian bahwa dia akan selamat.

Bagi Anda yang merasa aman dari makar Allah, hati-hatilah dari dua sebab yang membinasakan:

Pertama:berpaling dari agama dan syariat

Seorang hamba berpaling dari agama dan lalai dari mengenal Rabb-nya serta lalai dari mengetahui hak-hak orang lain atas harta yang dimilikinya, dan dia bermudah-mudah atas hal tersebut. Karenanya, dia akan senantiasa menjadi orang yang berpaling lagi lalai dan menyepelekan kewajiban, “tekun dan sabar” mengerjakan perbuatan-perbuatan haram, hingga rasa takut kepada Allah akhirnya lenyap dari hatinya dan tak ada lagi sedikit pun iman yang tersisa di hatinya, karena iman itu mengandung rasa takut kepada Allah serta takut akan azab-Nya di dunia maupun di akhirat.

Kedua: Beribadah didasari atas kebodohan

Hamba tersebut beribadah dengan bekal kejahilan, kagum terhadap dirinya, dan tertipu oleh amalannya. Sebagai akibatnya, dia senantiasa hidup dalam kejahilan hingga dia menyimpulkan sendiri baik-buruk amalannya dan sirna pula rasa takut akan hisab amal tersebut.
Menurutnya, dia memiliki kedudukan yang mulia di sisi Allah sehingga dia akan aman dari makar Allah, padahal sebenarnya dia benar-benar buta akan dirinya yang lemah dan hina. Berawal dari ini semua, hamba tersebut menelantarkan dirinya dan mendirikan penghalang antara dirinya dengan hidayah taufik, karena dia sendirilah yang telah berbuat dosa.
Dengan perincian ini, telah diketahui betapa agung perkara ini (rasa takut dan harap kepada Allah, pen.) untuk (menyempurnakan) tauhid seseorang. (Al-Qaul As-Sadid Syarh Kitabut Tauhid, juz 1, jlm. 126)

Ayat-ayat Allah telah disampaikan. Semoga banyak hati yang terbuka untuk menerima kebenaran, menjauhi kelalaian, menghindari dosa dan kemaksiatan, serta sibuk menambah amalan kebajikan untuk bekal kehidupan yang tiada akan ada penghujungnya kelak.

Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman?
Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman?
Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman?

***
Penulis: Ummu Asiyah Athirah.
Muraja’ah: Ust. Ammi Baits
www.muslimah.or.id

Sabtu, 07 Januari 2012

Mengenal Variabel dalam Aplikasi Visual Basic(VBA) pada Powerpoint

Sahabat...kembali kita lanjutkan belajar kita mengenai Visual Basic for Aplication(VBA) pada Powerpoint. Kali ini kita akan belajar bersama mengenai variabel. Sahabat tentu tahu, apakah variabel itu ?



Variabel merupakan tempat  untuk menyimpan suatu data atau nilai secara sementara. Pada umumnya variabel berupa teks  yang singkat sesuai dengan data yang dikandungnya. Sebagai contoh, perhatikan variabel-variabel berikut :
Panjang=TextBox1
Lebar=TextBox2
TextBox3=Panjang*Lebar
Contoh di atas menunjukkan bahwa Panjang dan Lebar adalah variabel untuk menyimpan nilai input dari control TextBox1 dan TextBox2. Sedangkan, TextBox3 adalah control TextBox yang akan menampilkan hasil perkalian antara nilai yang tersimpan pada variabel Panjang dan Lebar.
Sebuah variabel sebaiknya diberi nama secara singkat, jelas, dan sesuai data yang dikandungnya. Sebagai  contoh Panjang, Lebar, Luas, dan sebagainya. Ada beberapa aturan yang harus kita perhatikan dalam pemberian nama sebuah variabel, yaitu :
  1. Pemberian nama variabel harus dimulai dengan huruf abjad
  2. Pemberian nama variabel tidak boleh menggunakan spasi. Jika kita hendak menggunakan dua kata maka sebagai ganti dari spasi kita gunakan tanda garis bawah, misalnya : Luas_Lingkaran
  3. Pemberian nama variabel dianjurkan tidak menggunakan karakter khusus, seperti tanda koma (,), titik koma (;), titik dua (:),  tanda tanya (?), tanda seru (!), dan sebagainya.
  4. Pemberian nama dua atau lebih variabel dalam ruang lingkup yang sama tidak diperkenankan menggunaan nama yang sama.
  5. Pemberian nama variabel tidak boleh mengacu pada nama prosedur

Demikian sekilas mengenai variabel dan aturan pemberian nama pada variabel. Jangan lupa tinggalkan masukan dan komentar di bawah artikel ini untuk perbaikan, ya ! Semoga bermanfaat !

Jumat, 06 Januari 2012

Membuat Evaluasi Pembelajaran dengan Flash



Untuk membuat evaluasi pembelajaran, saat ini sudah banyak sekali program, misalnya Quiz Creator, Hot potatoes, bahkan dengan mocrosoft excel juga bisa. Saat ini saya akan memberikan contoh pembuatan evaluasi pembelajaran dengan Macromedia Flash MX.
Contoh Evaluasi dengan Flash (Mohon tunggu sampai Loading file Flash.. selesai)






Untuk belajar macromedia Flash, silahkan download Tutorial singkat Macromedia Flash disini
Contoh diatas, silahkan download disini
Silahkan download Master file .FLA nya. disini

Bagi yang berminat dengan MPI (media Pembelajaran Interaktif) berbasis Flash, silahkan kunjungi posting saya disini

Bagi yang mau belajar membuat evaluasi pembelajaran dengan quiz creator, kunjungi posting saya disini

Kamis, 05 Januari 2012

aplikasi chat menggunakan softros LAN messenger

 Kemarin mas bayu memperkenalkan kepada saya sebuah aplikasi chatting via LAN. sebenarnya ada dua aplikasi yang diinstal, namun saya lebih tertarik pada aplikasi ini.Software ini sangat bermanfaat bagi lingkungan office yang menggunakan LAN sebagai salah satu komunikasi data internal, keuntungan dari software ini kita bisa saling bekomunikasi dengan komputer rekan lain semisal  yahoo messenger,

Memahami Toolbox Visual Basic pada Powerpoint

Sahabat...kita akan melanjutkan belajar kita mengenai aplikasi visual basic (VBA) pada Microsoft Office Powerpoint. Dalam hal ini saya pilih  Microsoft Office Powerpoint 2007 karena paling banyak penggunanya.
Toolbox adalah kotak yang berisi sekumpulan control standar yang digunakan dalam proses pembuatan pemrograman di Microsoft Office Powerpoint. Baiklah...tak perlu banyak basa-basi, toolbox  VBA dan fungsinya adalah sebagai berikut :



Keterangan : 
Kode
Nama
Digunakan untuk
a
Visual Basic Editor
Untuk menampilkan jendela editor visual basic
b
Label
Menampilkan teks di mana pengguna program tidak dapat mengubah isi teksnya saat program dijalankan
c
Text Box
Membuat kotak teks untuk menginputkan atau mengubah teks
d
Command Button
Membuat tombol perintah
e
Image
Membuat kotak image untuk menampilkan gambar
f
Control Properties
Menampilkan properties dari control yag dipilih
g
Check Box
Membuat kotak cek yang memilki dua pilihan perintah
h
Option Button
Membuat tombol pilihan yang hanya memiliki satu pilihan perintah
i
Combo Box
Membuat kotak daftar pilihan di mana pilihannya
j
List Box
Membuat kotak daftar pilihan di mana pilihannya ditampilkan semua
k
More Controls
Menambahkan control tambahan yang tersedia

Itu beberapa control yang sering digunakan dalam membuat pemrograman di Microsoft Office Powerpoint. Semoga bermanfaat. Jangan lupa tinggalkan komentar untuk perbaikan artikel ini. Terima kasih.

Rabu, 04 Januari 2012

Mengenal Aplikasi Visual Basic (VBA) untuk Powerpoint

Microsoft Visual Basic 6.0 merupakan software untuk membuat program di computer berbasis windows. Visual Basic 6.0 memakai bahasa pemrograman BASIC (Beginner All-Purpose Symbolic Instruction Code) yang merupakan salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi yang sederhana dan mudah untuk dipelajari. Dengan visual Basic 6.0 kita bisa menciptakan suatu program denan beberapa keunggulan, di antaranya adalah mudah mudah digunakan dan mudah dikembangkan akan tetapi tidak mengurangi kualitas dan keindahan desain programnya.
Bagi para sahabat yang ingin memanfaatkan Visual Basic ini tidak harus memiliki software Microsoft Visual Basic 6.0 atau versi lainnya. Karena aplikasi Visual Basic ini sudah ada di Micrsoft Office 2007 maupun Microsoft Office 2010. Salah satunya di Microsoft Office Powerpoint.
Aplikasi Visual Basic (VBA) untuk Microsoft Office Powerpoint ada di dalam menu Developer sebagaimana ditunjukkan gambar di bawah ini :


Aplikasi Visual Basic (VBA) untuk Microsoft Office Powerpoint selama ini banyak digunakan untuk membuat soal evaluasi, di mana nilai siswa akan muncul otomatis ketika selesai mengerjakan soal. Ternyata, masih banyak sekali kedahsyatan Aplikasi Visual Basic (VBA) untuk Microsoft Office Powerpoint yang masih belum tersentuh. Di antaranya dengan VBA kita bisa membuat berbagai simulasi menarik. Simulasi untuk matematika dan fisika di antaranya :

  1. Menghitung luas bangun datar
  2. Menghitung keliling bangun datar
  3. Menghitung jarak, kecepatan, dan waktu pada gerak
  4. Menghitung besarnya massa jenis, massa, maupun volume benda
  5. dan sebagainya.

Menarik bukan..... Jadi tunggu apa lagi, ayo belajar lebih giat mengenai Aplikasi Visual Basic (VBA) untuk Microsoft Office Powerpoint ini. Tunggu posting berikutnya mengenai Aplikasi Visual Basic (VBA) untuk Powerpoint di blog Catatan Sang Pengajar ini.

Selasa, 03 Januari 2012

2012 : Tahun Pembelajaran Berbasis Blog Guru

Waktu semakin cepat berlalu. Tak terasa kita telah memasuki tahun baru 2012. Tentu saja ada sejuta harapan terbentang di tahun baru ini. Harapan akan semakin baiknya negeri ini, khususnya bagi dunia pendidikan di Indonesia.
Jika kita refleksi sejenak perjalanan dunia pendidikan di tahun 2011, maka bisa kita amati bagaimana para guru sudah mulai memanfaatkan internet untuk mendukung pembelajaran. Di antaranya dengan membuat blog guru.
Di tahun baru ini kita berharap jumlah guru yang memanfaatkan internet dengan memiliki dan menggunakan blog guru untuk pembelajaran para siswa mengalami perkembangan yang pesat. Mengingat saat ini internet telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia, baik di pusat maupun di daerah, baik di kota-kota maupun di pedesaan dan telah si akses oleh para siswa.



Mengapa harus blog guru?
Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa pemanfaatan internet ini harus dengan blog guru untuk pembelajaran. Kita telah mengetahui bahwa saat ini antusias siswa terhadap internet sangat besar, sehingga momentum ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya dengan menyediakan media pembelajaran bagi para siswa. Blog merupakan media pembelajaran berbasis internet yang sangat mudah kita sediakan bagi para siswa. Mengingat saat ini telah banyak penyedia blog gratis yang bisa kita manfaatkan, di antaranya blogspot, wordpress, multiply, blogdetik, dan sebagainya. Pembuatan blog pun kini terasa semakin mudah. Selain itu saat ini sangat mudah kita temukan berbagai penyedia layanan internet.
Dengan blog guru kita bisa memaksimalkan pembelajaran kita yang terbatas oleh waktu di ruang kelas. Dengan blog guru maka para guru bisa memposting materi pembelajaran yang bisa dipelajari siswa secara mandiri, menampilkan berbagai animasi menarik, menampilkan daftar nilai siswa yang bisa di akses oleh siswa dan orang tua siswa, menampilkan perangkat pembelajarannya, maupun berinteraksi dengan siswa tanpa dibatasi waktu pembelajaran di sekolah.


Untuk mewujudkanya tentu tidak semudah membalik telapak tangan. Perlu kesadaran semua pihak, baik pemerintah, sekolah, guru, siswa, dan masyarakat.  Di tahun 2012 ini saya ingin mewujudkan resolusi ini dengan berbagai hal yang bisa saya perbuat, di antaranya :

  1. Memaksimalkan pengelolaan blog saya sebagai media pembelajaran bagi siswa
  2. Memaksimalkan blog saya sebagai media berbagi dengan sesama guru mengenai berbagai hal, terutama mengenai optimalisasi blog dan multimedia pembelajaran.
  3. Meningkakan frekuensi berbagi dengan sesama guru melalui pelatihan-pelatihan blog sebagai media pembelajaran
  4. Mengkampanyekan pentingnya blog sebagai media pembelajaran di berbagai jejaring sosial dunia maya maupun forum/media lainnya.

Mengingat begitu besarnya peran blog guru untuk kemajuan pendidikan Indonsia maka mari kita manfaatkan blog guru sebagai media pembelajaran berbasis internet di tahun 2012 ini.

Arsip Blog