Tampilkan postingan dengan label SKM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SKM. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Januari 2015

90 menit menguasai mikrokontroller AVR


Belajar mikrokontroller itu sangat mudah, asal ada kemauan, pasti anda bisa.
Yang harus dimiliki :
1. IC ATMEGA 8 atau IC ATMEGA 16 atau ATMEGA 8535 atau ATMEGA 32
2. Kristal 12 MHZ (atau sembarang anda punyanya berapa.. terserah)
3. USBASP Downloader

.

Ini USBASP  punya saya.. beli online sekitar 60 ribu...

4. Projectboard/protobot
5. LED
6. Resistor 200 Ohm
7. Kawat / Kabel jemper, untuk nyambung di project board/protobord
8. Laptop
9. Driver USBASP
10. Software Codevision AVR
11. Software Khazama AVR Programmer

INSTALASI USBASP

1. Colokkan USBASP ke port USB Laptop
2. Jika USBASP anda tidak dikenali, maka anda perlu instal drivernya
3. Buka Device manager laptop anda


4. Instal drivernya dengan cara klik kanan pada tulisan USBasp   klik Update Driver Software

5. Akan ada tampilan seperti dibawah ini, pilih “Browse my computer for driver software

6. Browse driver USBasp anda lalu klik NEXT

7. Jika Windows scurity mengingatkan klik aja “Instal this driver software anyway”

8. Jika driver sukses di instal akan ada tulisan seperti ini ;

9. Dan di Device manager sudah dikenali

INSTALASI KHAZAMA AVR PROGRAMMER
1. Double klik Installer Khazama
2. Klik Next-Instal  - Finish



3. Tampilan Khazama AVR Programmer



Membuat Sysmin dengan Project Board
Konfigurasi IC AT Mega 16, jika anda menggunakan IC yang lain gunakan konfigurasi sesuai dengan data sheetnya


Rakitlah Project board anda dan hubungkan IC Mikrokontroller Atmega16 dengan Socket 10 PIN USBasp anda seperti gambar diatas :



Mengecek Sambungan dan rangkaian Mikrokontrol 
dengan Software Khazama AVR Programmer
1. Pastikan USBASP telah terkoneksi dengan Mikrokontroller dan laptop dengan benar
2. Buka software Khazama AVR Programmer
3. Klik Command -- Read Chip Signature


4. Jika Rangkaian dan penyambungan anda benar, maka akan muncul tulisan seperti dibawah ini, jika masih ada error silahkan cek kondisi IC Mikro dan penyambungannya sudah betul belum.


5. IC Mikrokontroller Siap untuk di Program



Membuat Progran di Code Vision
1. Instal Dahulu Software Codevision AVR (CVAVR)
2. Kemudian Buka Program CVAVR Tersebut



3. Tampilan Program CVAVR


4. Klik File -- New

5. Pilih Project --OK


6. Klik Yes


7. Pilih Jenis Chip sesuai dengan IC yang kita pasang, dan ukuran Crystalnya/clock

8. Karena IC yang saya gunakan AT mega 16 dan kristal 12 MHz, maka setting saya sebagai berikut :

9. Kalau sudah Klik File -> Generate, Save dan exit -> anda diminta untuk menyimpan file sebanyak 3 kali dengan ekstensi berbeda-beda (c, prj,cwp). Simpanlah dengan nama yang sama dan folder yang sama sehingga anda akan lebih mudah mencari file tersebut.


10. Simpan dengan nama “Lat-1.c”


Simpan lagi dengan nama “lat-1.prj”

Simpan lagi dengan nama “Lat-1. cwp”







1.      Akan tampil tulisan program banyak, Tekan Ctrl+A untuk menyeleksi semua teks tersebut, lalu klik DELETE pada keyboard untuk menghapus semua Teks.






Untuk selengkapnya ebook, Master file dan  tutorialnya silahkan unduh DISINI   !!


Teimakasih  































Kamis, 27 November 2014

Membuat Thermometer Digital Sendiri Dengan AT Mega 16 dan sensor suhu LM 35 dilengkapi PCB dan source code


Thermometer bayak digunakan untuk menampilkan suhu ruangan. Thermometer yang saya buat ini saya gunakan karena AC saya merk LG tidak ada tampilan Suhu ruangan. Sebenarnya ada, di remotenya, sehingga untuk melihat suhu ruangan harus menekan tombol remote, baru suhu ruangan muncul di remot. isi sangat menyulitkan saya.


Video Thermo meter digital

Sehingga saya buatlah sensor Thermometer Digital dengan sensor LM 35 dan IC Atmega 16 dengan tampilan seven segmen, sehingga lebih jelas terlihat di kamar apalagi ketika kamar suasana gelap.

Tampilan Thermometer digital  
(Kalau disampingnya itu Jam digital bisa dilihat di Post saya klik disini)

Langsung saja, Langkah pertama buatlah PCB dengan design sebagai berikut :





Pasanglah Komponen sesuai dengan tata letak diatas  sehingga hasilnya seperti ini :
Ketika, saya coba tanpa tombol reset dan resistor ternyata sudah bisa.. ya udah..... ngk saya pasang saja tombol resetnya.. hehehe..

Komponen Yang dibutuhkan simple :
1 buah Mikrokontrol Atmega 16 atau bisa juga 8535
1 buah seven segmen common Katoda (disarankan common katoda walaupun di PCB ditulis common anoda), karena kalau common anoda anda harus ganti source codenya
1 buah Kristal 12 MHz
1 buah Push button
1 buah Capasitor 100 uF/12 V
1 buah  sensor suhu LM 35 DZ  (hati-hati membeli jangan sampai salah dengan LM 335 karena beda cara masang dan suhunya dalam satuan kelvin jika pakai LM335, karena penulis pernah ngalamin itu)
1 buah  Resistor 10 K
1 buah  IC Regulator 7805
Kabel secukupnya.

IC Atmega 16 atau 8535 harus di isi program dengan link dibawah !!

Bagaimana membuat boks nya ?? saya menggunakan bekas tutup canal U yang digunakan dalam instalasi panel boks.

Kemudian saya Potong seperti ini :

Pasang Mur Baut pada pojok- pojok sikunya


Hasil akhirnya seperti ini :


Pasang kaca film / Acrelic untuk penutup boks nya :


Unduh File PCB dan Source Codenya : DISINI






Thermometer siap digunakan !!

Selamat mencoba, Salam EDUKASI !!!





Selasa, 19 Agustus 2014

Setting PORT pada Mikrokontroller AVR (Pengantar Praktek Sist. Mikrokontroller-SKM)

1. Setting PORT pada Mikrokontroller AVR 


PORT A, B, C atau D, dapat disetting sebagai INPUT ataupun OUTPUT, tergantung pengaturan dari
Data Direction Register (DDR) pada masing-masing PORT.


DDR di setting 0, jika sebagai INPUT
DDR Disetting 1, jika sebagai OUTPUT

Contoh penulisan program sbb:
DDRA=0x00;  //Artinya PORT A Disetting sebagai INPUT
DDRB=0xff;    //Artinya PORT B disetting sebagai OUTPUT



2. Inisialisasi PORT OUTPUT
PORTA           // artinya semua PIN Output pada  PORT A
PORTA.1 //artinya pin output pada  PORT A, kaki nomor 1


Kalau ditulis seperti ini artinya apa???
PORTB           //???
PORTA.7 //???


3. Inisialisai PORT INPUT
PINA       //artinya semua PIN INPUT pada  PORT A
PINA.1 //artinya pin INPUT pada  PORT A, kaki nomor 1

Kalau ditulis seperti ini artinya apa???
PINB   //???
PINB.7 //???

4. Mengganti Nama PORT dengan Variable

# define   start     PIND.1       //artinya PIND.1 diganti dengan nama start
#define   motor    PORTB.1   // artinya PORTB.1 diganti dengan     nama motor



TUGAS 1 : 



a. Tuliskan Cara setting Data Direction Register (DDR) gambar diatas!!
b. Bagaimana menulis nama pengganti  untuk gambar disamping, jika saklar diberi nama start dan LED diberi nama  Motor





TUGAS 2 :



a. Tuliskan Cara setting Data Direction Register (DDR) gambar diatas!!
b. Bagaimana menulis nama pengganti  untuk gambar disamping, jika PB-1 diberi nama start, PB-2 diberi nama stop  dan LED diberi nama  Motor



TUGAS 3 :



1. Tuliskan Cara setting Data Direction Register (DDR) gambar diatas!!
2. Bagaimana menulis nama pengganti  untuk gambar disamping, jika PB-1 diberi nama start1, PB-2 diberi nama start2 dan LED1 diberi nama  Motor1, sedangkan LED2 diberi nama Motor2,  PB-3 diberi nama stop










Dasar Pemrograman Bahasa C untuk Mikrokontroller AVR (Pengantar Praktek SKM)

Bahasa C luas digunakan untuk pemrograman berbagai jenis perangkat, termasuk mikrokontroler.
Bahasa ini sudah merupakan high level language, dimana memudahkan programmer menuliskan programnya.

1. Struktur Penulisan Program


#include ( mega16.h )   //mendefinisikan atmega16 tanda kurung ganti dengan tanda lebih kecil dan besar
#include < delay.h >  // defnisi tunda waktu
#define start PINB.1  // variable pengganti
#define stop PINB.2 // variable pengganti

//Variabel Global
Unsigned char ;

void main(void){  // Program Utama
DDRB=0x00; //Inisialisasi PORT INPUT
DDRD=0xFF; //Inisialisasi PORT OUTPUT
While(1)
{
...... //isi program
.... };   }


2. Type Data

char : 1 byte ( -128 s/d 127 )
unsigned char : 1 byte ( 0 s/d 255 )
int : 2 byte ( -32768 s/d 32767 )
unsigned int : 2 byte ( 0 s/d 65535 )
Long : 4 byte ( -2147483648 s/d 2147483647 )
unsigned long : 4 byte ( 0 s/d 4294967295 )
float : bilangan desimal
array : kumpulan data-data yang sama tipenya.

3. Deklarasi Variabel dan Konstanta

Variabel adalah memori penyimpanan data yang nilainya dapat diubah-ubah.
Penulisan : [tipe data] [nama] = [nilai] ;

Konstanta adalah memori penyimpanan data yang nilainya tidak dapat diubah.
Penulisan : const [nama] = [nilai] ;

Tambahan:
Global variabel/konstanta yang dapat diakses di seluruh bagian program.
Local variabel/konstanta yang hanya dapat diakses oleh fungsi tempat dideklarasikannya.

4. Statment

Statement adalah setiap operasi dalam pemrograman, harus diakhiri dengan    ;  atau    }

Statement tidak akan dieksekusi bila diawali dengan tanda  //
untuk satu baris.
Lebih dari 1 baris gunakan pasangan  /* dan  */

Statement yang tidak dieksekusi disebut juga comments atau komentar.

5. Operator Logika















Arsip Blog