Sabtu, 26 Desember 2015

INFORMASI TER UPDATE “ PERESMIAN KURIKULUM NASIONAL “


Asalamu'alaikum wr.wb. selamat pagi dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru selurh indonesia.....
mari simak informasi terbaru berikut ini....

Nama Kurikulum 2013 (K13) secara resmi sudah diubah menjadi Kurikulum Nasional.

Informasi perubahan ini tertuang dalam buku Kilas Setahun Kinerja Kemendikbud (November 2014 - November 2015). Kementerian yang dipimpin Anies Baswedan itu juga sudah menetapkan skenario penerapan Kurikulum Nasional secara utuh.

Buku kilas kinerja Kemendikbud itu disusun oleh Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan (Paska) Kemendikbud. Buku ini merangkum tiga strategi penataan pendidikan oleh Anies Baswedan dan jajarannya.


Ketiga strategi itu adalah penguatan pelaku, peningkatan mutu dan akses, serta pengembangan efektivitas birokrasi. Urusan revisi kurikulum mendapatkan posisi spesial karena ditempatkan di halaman paling awal.

Dikonfirmasi tentang perubahan nama dari K13 menjadi Kurikulum Nasional itu, Mendikbud Anies Baswedan tidak menampiknya. Namun dia memberikan catatan, selama masa revisi masih berjalan alias belum selesai, pemerintah tetap menggunakan sebutan Kurikulum 2013. "Lha wong masih dikoreksi (K13-nya, red)," katanya kemarin.

Anies menjelaskan ada beberapa pertimbangan bahwa Kemendikbud tetap menggunakan sebutan Kurikulum 2013. Diantaranya adalah supaya tidak memunculkan kesan bahwa pemerintah membuat kurikulum baru. Mantan rektor Universitas Paramadina Jakarta itu mengatakan, Kurikulum Nasional merupakan hasil dari revisi Kurikulum 2013.

Di dalam buku yang rencananya secara resmi dipapakarkan Anies Selasa pekan depan (29/12) itu, dibeber sejumlah alasan K13 perlu direvisi. Diantaranya adalah K13 langsung diterapkan tanpa pernah diuji. Akibatnya mendatangkan banyak masalah. Saking bermasalahnya K13 itu, banyak sekolah menolak menjalankannya.

Anies dengan tegas mengatakan penerapan kurikulum harus meminimalisir masalah. Untuk itu dalam revisi kali ini dibongkar mulai dari pendadaran ide kurikulum, lalu desain kurikulum, dan ujungnya dokumen serta implementasu kurikulum.

Standar bekerja yang harus dimiliki adalah mendekati nol kesalahan dan mendekati sempurna," katanya. Bagi Anies kesalahan satu poin saja, bisa mempengaruhi kualitas pendidikan.

Terkait dengan strategi implementasi kurikulum itu, Anies mengatakan Kemendikbud sudah memiliki peta jalannya. Dimulai dari periode Januari-Desember 2015, ada 94 persen sekolah kembali menggunakan Kurikulum 2006 (KTSP) dan sisanya 6 persen sekolah tetap menggunakan K13. Lalu pada periode Juli 2016 - Juli 2017 skenarionya 75 persen sekolah pakai KTSP, 6 persen semua kelas pakai K13, dan 19 persen kelas 1, 4, 7, dan 10 menggunakan K13.

Kemudian pada Juli 2017 - Juli 2018 jumlah sekolah yang menggunakan KTSP susut jadi 40 persen. Sisanya sebanyak 60 persen beralih ke K13. Proses migrasi dari KTSP ke K13 atau Kurikulum Nasional ini diharapkan tuntas pada tahun pelajaran 2017/2018. Masuk pada tahun pelajaran 2018/2019 sudah tidak ada sekolah yang memakai KTSP.

Pada kesempatan ini Anies juga mengkonfirmasi kabar salah tentang penerapan kurikulum. Beberapa waktu terakhir, muncul kabar menyesatkan bahwa pada tahun pelajaran 2016/2017, seluruh sekolah di Indonesia kembali menerapkan KTSP. "Saya prihatin atas informasi salah ini. Karena membuat gempar masyarakat," kata Anies.

Informasi salah itu sempat meluas di media sosial Facebook dan Twitter. Selain itu juga ramai jadi perbincangan orang di-blog. Anies mengatakan si penyebar informasi salah itu sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Sedangkan terkait dengan wujud revisi K13 sendiri, sampai kemarin Anies masih irit komentar. Termasuk juga tentang jam belajar versi K13 dan jumlah mata pelajaran yang terlalu banyak, dia belum bersedia memaparkannya.

"Teknis revisi kurikulumnya bisa dikonfirmasi langsung ke Puskurbuk (Pusat Kurikulum dan Perbukuan, red)," kata dia.

Kepala Puskurbuk Tjipto Sumardi my ngakui memang banyak aspek yang direvisi atau dibenahi dari K13. Namun dia menegaskan bahwa pembenahan saat ini belum sampai pada kesimpulan mengepras jam belajar atau mengurangi jumlah mata pelajarannya. "Sekarang kita masih tahap revisi Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), dan silabus," kata dia.

Tjipto berpedoman bahwa deadline revisi K13 ini harus tuntas sebelum tahun ajaran 2016/2017 dimulai Juli tahun depan. Selain merevisi jeroan K13, Tjipto juga mengatakan mereka terus mempersiapkan bukunya. Dia mengatakan buku-buku baru hasil revisi K13 kemungkinan sudah beres pada akhir Januari tahun depan.

"Puskurbuk tidak menjalankan pelatihan guru, karena sudah dipegang direktorat lainnya.


Sumber : ( http://www.jpnn.com/ )

Demikian informasi terbaru yang dapat saya sampaikan .....
semoga bermanfaat.....








INFORMASI TERBARU “KETUA DEWAN PERWAKILAN DAERAH (DPD) RI IRMAN GUSMAN : “ SEKOLAH LAGI YA NAK, SAYA BIAYAI”

Asalamu'alaikum wr.wb. selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua.....
mari simak informasi terbaru berikut ini....

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman meminta Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah agar mendata anak-anak usia sekolah yang terpaksa putus sekolah. Mereka yang putus sekolah karena orang tuanya terkendali masalah uang.

Permintaan tersebut disampaikan Irman Gusman saat mengunjungi "Ruang Baca dan Kreatifitas Tanah Ombak" di Jalan Purus III, Kota Padang, Sumatera Barat,



“Kita tentu senang melihat bakat seni, kecerdasan dan minat baca yang dimiliki oleh anak-anak di sanggar ini. Tapi, senang saja tidak cukup, sebab di antara anak-anak ini ternyata ada yang terpaksa putus sekolah karena alasan keterbatasan uang," kata Irman Gusman.

Padahal, lanjutnya, konstitusi sudah memerintahkan kepada penyelenggara negara untuk menanggung seluruh biaya pendidikan hingga 12 tahun.

“Dalam kaitan itu, saya minta betul Walikota Padang menginventarisir anak-anak putus sekolah ini dan wajib mengembalikan mereka ke bangku sekolah. Itu perintah konstitusi," tegas Irman Gusman.

Menurut Irman, saat menyaksikan drama singkat yang ditampilkan oleh anak-anak "Ruang Baca dan Kreatifitas Tanah Ombak" ini, tidak sedikit pun terlihat dari wajah mereka dalam posisi putus sekolah.

“Tapi, setelah saya berdiolag dengan menunjuk salah satu dari mereka, ternyata anak ini, Sri namanya baru putus sekolah dua setengah bulan lalu. Dia sebelumnya adalah pelajar SMPN 24 Kota Padang. Sekolah lagi ya nak, saya yang biayai," pinta Irman Gusman.

Menurut senator asal Sumatera Barat itu, sesungguhnya banyak Sri yang lainnya membutuhkan uluran tangan Negara untuk menyelamatkan masa depan mereka.



Demikian informasi terbaru yang dapat saya sampaikan...
semoga bermanfaat.....


Jumat, 25 Desember 2015

BENARKAH JOKOWI DITAKUTI PANSUS FREEPORT ?

Halo apa kabar ? semoga semua dalam keadaan baik. Saya berharap semoga keadaan negeri ini juga dalam keadaan aman. Informasi kali ini datang dari dunia politik dimana diberitakan Jokowi ditakuti pansus freeport, Jk pun jadi gerah. Benarkah demikian, silahkan disimak berita selengkapnya......


Kasus pencatutan nama Presiden Jokowi oleh mantan Ketua DPR Setya Novanto dalam upaya perpanjangan kontrak Freeport berbuntut panjang. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mewacanakan pembentukan Pansus angket Freeport. Sejauh ini belum ada penolakan dari fraksi di DPR termasuk PDIP yang mendukung.

Lalu bagaimana dengan Istana?

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK) belum secara resmi menyatakan sikapnya tentang Pansus Freeport. Namun sebuah sumber menyatakan Istana gerah dengan usulan Pansus Freeport ini.

Wapres JK disebut yang paling gerah dengan usulan Pansus Freeport ini. JK bahkan meminta kepada Jokowi untuk 'jegal' wacana Pansus Freeport bergulir di DPR.

Pimpinan DPR sendiri sudah melayangkan draf usulan Pansus Freeport. Tak ada fraksi di DPR yag menyatakan menolak wacana tersebut.

"JK meminta kepada Jokowi untuk mengerahkan seluruh powernya agar DPR tak membentuk Pansus Freeport," kata seorang politikus ini.

Sayang, belum ada penjelasan resmi dari Istana soal Pansus Freeport ini. Anggota DPR ini bahkan menyebut jika Jokowi ditakut-takuti dengan wacana Pansus Freeport.

"Nanti kalau Pansus Freeport ini terbentuk bisa merembet ke Anda," kata mantan petinggi sebuah partai ini sembari menyebut Jokowi ditakut-takuti.

Sementara itu, Politikus PDIP Masinton Pasaribu salah satu yang ping ngotot membentuk Pansus Feeeport. Menurut dia, Pansus penting untuk mengembalikan konstitusi UUD 1945 pasal 33.

Begitu pula dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Menurut dia, Pansus Freeport untuk mengungkap kejanggalan dan operasi tambang yang dilakukan oleh perusahaan asal Amerika itu.

Tidak hanya itu, Fadli bahkan menyatakan bahwa Pansus Freeport bisa mengungkap isi pertemuan keluarga Wapres JK, Aksa Mahmud dan Erwin Aksa dengan bos Freeport, Jim Bob.

Karena itu perlu diklarifikasi, kalau-kalau ada pengaruh kekuasaan JK yang secara etika kurang tepat," kata Fadli.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah enggan mengomentari pertemuan keluarga JK dengan Jim Bob. Dia hanya menilai jika Pansus Freeport yang bisa mengungkap pertemuan rahasia itu.

"Itukan rahasia mereka, saya enggak mau buka, biar saja Pansus yang membuka biar kronologi perpanjangan kontrak Freeport itu betul-betul kita baca secara detil, sehingga sikap kita ke depan akan mendatangkan banyak manfaat," kata Fahri di Jakarta, Kamis (24/12).

Fahri ingin Pansus Freeport segera dibentuk. Di sisi lain, dia juga ingin agar pengelolaan tambang emas, batu bara dan lainnya dilakukan serta dikelola sendiri oleh Indonesia. Dengan demikian, keuntungan yang dihasilkan langsung dapat dirasakan oleh rakyat Indonesia.

"Kita harus punya sampai kepada kesepakatan nasional untuk jadikan tahun 2016 sebagai tahun menguasai kembali tambang-tambang besar yang menguasai hajat hidup orang banyak termasuk yang pali dekat adalah Freeport," tutur Fahri yang ingin kontrak Freeport tidak diperpanjang saat habis pada tahun 2022 nanti.

Semoga informasinya bermanfaat ! Salam Indonesia........

INFORMASI TERBARU “Kementerian PURR Maurin Sitorus : KERJA SETAHUN , PNS SUDAH BISA CICIL RUMAH “(BAPERTARUM-PNS)

Asalamu'alaikum wr.wb. selamat sore rekan-rekan guru seluruh indonesia....
mari simak informasi terbaru berikut ini.....

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURR) mengemukakan, pegawai negeri sipil (PNS) yang baru bekerja minimal satu tahun bisa menyicil rumah lewat kredit perumahan rakyat (KPR).

Direktur Jenderal Pembiayaan Rumah Kementerian PURR Maurin Sitorus mengatakan, hal itu memungkinkan setelah meleburnya Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-PNS) ke dalam satu badan melalui Undang-Undang Tapera.


Padahal, salah satu syarat untuk mengajukan KPR sebelumnya, PNS tersebut harus bekerja minimal selama lima tahun. RUU Tapera mengamanatkan pembentukan badan Tapera yang akan menampung iuran masyarakat, baik pegawai negeri sipil maupun swasta.

"Itu satu poin yang mau diubah durasi dan siapa yang berhak dapat. Bapertarum tadinya setelah lima tahun mau diubah jadi satu tahun," ujarnya di Jakarta, belum lama ini.

Maurin menilai, langkah tersebut sangat strategis lantaran banyak PNS sudah mengambil kredit pada tahun pertama bekerja. Namun, ketika tahun kelima, mereka biasanya sudah over kredit dan tidak bisa lagi ajukan KPR. "Setelah lima tahun dia over kredit. Tidak bisa lagi dapat kredit rumah," kata dia.

Selain itu, langkah ini juga didorong karena mengingat KPR merupakan investasi bersifat jangka panjang. "Ini didorong karena KPR nilai investasinya naik, tidak seperti motor, mobil," tutur Maurin.

Sementara, RUU Tapera tersebut sudah dibahas dalam rapat dengar pendapat dengan DPR pekan lalu. Diperkirakan akan rampung dan diluncurkan akhir Maret 2015.

"Terakhir ada pertemuan di Semarang dan Palembang dan menerima banyak masukan. Direncanakan ditetapkan Undang-Undangnya sekitar akhir Maret 2016," pungkasnya.



Demikian informasi terbaru yang dapat saya berikan ....
semoga bermanfaat....




GURU WAJIB TAU !!! MENDIKBUD: ADA EMPAT KOMPONEN PENTING YANG HARUS JADI PEGANGAN GURU

Selamat pagi rekan-rekan guru. Sukses selalu untuk kita semua. Pada kesempatan ini saya akan share berita penting yang harus rekan-rekan guru tahu yaitu empat komponen penting yang harus yang harus anda tahu dan harus jadi pegangan rekan-rekan guru semua. Inia dia empat komponen penting yang dimaksud.....

Menteri Pendidikan dan Kebudayan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, ada empat komponen yang menjadi pegangan dan alat untuk mengukur ekuvalensi atau standar guru. Empat hal tersebut meliputi, kinerja guru, kompetensi, sertifikasi, dan apresiasi.


Anies menyebutkan, empat komponen tersebut tidak dapat berdiri sendiri karena kinerjanya saling berhubungan. Namun pada kenyataannya para guru lebih cenderung memperjuangkan sertifikasi dan melewatkan komponen yang lain.

“Empat komponen itu ekuivalen maka kinerjanya nyambung karena akan sesuai dengan visi pengelolaan guru,”kata Anies pada Diskusi Publik Pengelolaan Guru: Sentralisasi atau Desentralisasi yang diselenggarakan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) yang dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur Banten Rano Karno, dan Walikota Pontianak Sutarmidji di Balai Kartini, Selasa, (22/12).

Mantan Rektor Universitas Paramandina ini menuturkan, persoalan guru saat ini terjadi karena manajemen guru masih menjadi alat empuk untuk politik. Guru dianggap dapat menjangkau dalam memenangkan salah satu calon.

Ke depannya, Anies mengatakan, pengelolaan guru harus dipisahkan antara karir di mengajar dengan karir pada manajemen. Sebab banyak guru yang manajemen kuat belum tentu dapat mengajar dengan baik.

Oleh karena itu, Anies menyebutkan, dorongan kemajuan pendidikan tidak hanya berada pada tangan pemerintah tetapi pada ikthiar guru untuk berkompetensi.

Pendiri Indonesia Mengajar ini mengungkapkan, pelaksanaan Uji Kompentensi Guru (UKG) merupakan langkah awal sehingga pemerintah dapat mengetahui komponen apa yang harus dikembangkan dan komponen mana seja yang sudah baik. “Dorongan bukan hanya dari pemerintah untuk bangun ekosistem pendidikan,”kata dia.

Semoga bermanfaat !

INFO TERBARU : MASIH BANYAK GURU BELUM FAHAM ILMU PENDIDIKAN

Selamat pagi bapak dan ibu guru... Pagi ini saya akan menyajikan informasi terbaru dari pendidikan masalah masih banyaknya guru-guru yang belum faham ilmu pendidikan. Kok bisa jadi guru ya padahal tidak mengerti ilmu pendidikan. Silahkan langsung saja anda simak informasi selengkapnya.

Banyak guru di Indonesia berlatar belakang pendidikan non-keguruan. Padahal, menjadi guru tidak hanya membutuhkan penguasaan bidang ilmu masing-masing, melainkan berbagai ilmu pendidikan, khususnya bagi guru SD.

Rektor Universitas Kristen (UK) Petra, Surabaya, Prof. Ir. Rolly Intan, M.A.Sc.Dr.Eng, menjelaskan, pendidikan strata-1 memang memberikan penguasaan bidang ilmu masing-masing, namun tidak memberikan dasar pemahaman yang kuat mengenai berbagai hal mendasar yang dibutuhkan di SD.

"Misalnya, pemahaman tentang tahap perkembangan anak termasuk berkebutuhan khusus, pengasuhan anak, cara penyampaian materi pelajaran pada anak, serta transformasi karakter anak didik," kata Rolly, Kamis (24/12/2015).

Menanggapi hal ini, Fakultas Ilmu Pendidikan UK Petra terpanggil untuk menjawab kebutuhan menghadirkan pendidik-pendidik yang beriman, berintegritas, berkualitas, berkarakter dengan komitmen profesional, yang berdedikasi untuk menerapkan nilai-nilai sebagai panggilan hidupnya demi melayani generasi muda, menjadi berkat bagi bangsa dan negara Indonesia. Berdasarkan Surat Keputusan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI No. 47/QPT/I/2015 tertanggal 15 September 2015, UK Petra pun membuka satu program studi (prodi) baru di penghujung 2015 yaitu Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PG SD).

Prodi PGSD ini dijadwalkan memulai perkuliahan pada September 2016. Para mahasiswanya akan menempuh studi selama delapan semester. Rolly menjelaskan, sistem kuliahnya tidak hanya secara text book tetapi memberikan juga keterampilan penelitian inovatif dan kreatif yang berbasiskan pembelajaran peduli pada sesama (service learning).

"Diharapkan, lulusan prodi PGSD di UK Petra menjadi guru-guru dengan kemampuan akademik, emosional, dan spiritual excellent," tuturnya.

Selain prodi PGSD, dalam waktu dekat UK Petra juga akan mendapatkan izin operasional dari Kemristekdikti untuk Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), Strata 2 (S2) Teknik Industri, dan Strata 3 (S3) Teknik Sipil.

"Pendidikan usia dini sangat penting, sebab kualitas bangsa bermula dari umur emas. PG PAUD UK Petra ini menjawab tantangan kebutuhan pendidik yang berkualitas yang siap untuk berkarya di seluruh pelosok Tanah Air," tandas Rolly.

Semoga bermanfaat !
Sumber : okezone.com

INFORMASI TERBARU " SANKSI KEPADA PNS DAN HONORER JIKA MENAMBAH HARI LIBUR"

Asalamu'alaikum wr.wb. salam sejahtera untuk kita semua... semoga kita selalu dalam lindungan allah SWT....
mari simak informasi terbaru berikut ini....

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan memberikan sanksi kepada pegawai negeri sipil dan tenaga honorer, jika menambah hari libur dari yang sudah ditentukan.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara Ady Irawan mengatakan libur pegawai yang diberikan kepada seluruh pegawai terkait perayaan Natal yakni, mulai 24 Desember sampai 25 Desember 2015.



"Sesuai surat edaran terkait perayaan Natal, pegawai diberi cuti bersama selama dua hari ditambah Sabtu dan Minggu, sehingga hari libur pegawai selama empat hari," ujar Ady Irawan, Kamis (24/12/2015).
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, mengimbau PNS dan tenaga honorer untuk tidak menambah libur atau cuti perayaan Natal dan harus mematuhi ketentuan yang mengikat terhadap statusnya sebagai pegawai.

"Pemerintah daerah tidak mau menerima alasan, jika ada pegawai tidak masuk kerja pada 28 Desember 2015, maka akan dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai," tambahnya.



Demikian informasi terbaru yang dapat saya sampaikan....
semoga bermanfaat......

Arsip Blog