Tampilkan postingan dengan label excel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label excel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Mei 2015

Menentukan Invers Matrik dengan Excel

Dalam mempelajari matematika maupun statistika kita tidak bisa lepas dari pemahaman mengenai matrik. Salah satu pembahasan dalam statistika yang sring digunakan dalam perhitungan adalah mengenai invers matrik. Untuk menentukan atau mencari invers matrik bisa kita lakukan secara teoritis, yaitu dengan mencari nilai determinan terlebih dahulu. Cara ini dinilai sangat lambat, mengingat MIcrosoft Excel telah menyediakan formula atau rumus untuk menentukan invers suatu matrik.

Sebagai contoh kita akan menentukan imvers matrik A sebagai berikut :

image

Invers matrik A dilambangkan A-1 dapat diperoleh  dengan formula “=MINVERSE”.

Langkah-langkah menentukan invers matrik selengkapnya adalah sebagai berikut :

Pertama, tuliskan formulas =MINVERSE(array), di mana array menunjukkan range matrik yang kita cari inversnya, kemudian klik enter.

Kedua, blok range matrik A-1 seperti berikut:

image

Ketiga, tekan tombol F2 maka akan muncul sebagai berikut :
image

Terakhir, tekan tombol CTRL+SHIFT+ENTER maka invers matrik akan dihasilkan senagai berikut :

image

Demikian tutorial mengenai cara menentukan atau mencari invers matrik dengan Excel. Semoga bermanfaat !

Sabtu, 09 Mei 2015

Menggunakan Tanda “$” pada Excel

Ketika kita bekerja dengan Microsoft Excel, sering kita temui adanya tanda “$” atau absolute reference. Bisa jadi kita yang belum mengetahui akan bertanya-tanya, apa makna simbol ini dan bagaimana penggunaannya. Tutorial kali ini akan dibahas mengenai penggunaan tanda “$” atau absolute reference pada Excel.

Tanda “$” digunakan ketika kita membuat sebuah formula atau rumus di mana formula tersebut mengacu kepada sell atau range tertentu. Penambahan tanda “$” dimaksudkan agar sell atau range acuan tersebut bernilai absolut, artinya ketika formula tersebut dicopy ke sell lain maka sell atau range acuan tersebut tidak bergeser. Untuk memahami penggunaan tanda “$” dalam Excel maka kita coba penggunaannya untuk menentukan rangking siswa.

Buatlah tabel no, nama, dan jumlah nilai siswa sebagai berikut beserta kolom rangking :

image

Cara untuk menentukan rangking siswa dengan Excel adalah dengan formula =RANK(number;ref;order). Number menunjukkan sell jumlah nilai siswa yang kita cari peringkatnya, sedangkan ref menunjukkan reference atau range yang menjadi acuan. Sehingga untuk range kita gunakan range C3:C10 dalam contoh ini. Agar range ini bersifat absolut maka range pada formula kita blok lalu tekan F4 pada keyboard untuk menghasilkan absolute reference ($). Terakhir tambahkan nilai 0 pada order. Tekan enter kemudian copy rumus sampai sell terakhir di kolom rangking. Maka kita peroleh hasil sebagai berikut :

image

Kita perhatikan bahwa sampai dengan sell terakhir range C3:C10 bersifat absolute sebagai pembanding dalam menentukan rangking siswa. Dengan cara ini maka kita bisa memahami  penggunaan tanda “$” atau absolute reference pada Excel.

Demikian tutorial mengenai penggunaan tanda “$” atau absolute reference pada Excel. Semoga bermanfaat !

Rabu, 06 Mei 2015

Menghitung Determinan Matriks dengan Excel

Di dalam matematika, kita mengenal suatu teori mengenai matriks. Matriks adalah susunan bilangan yang dituliskan dalam baris dan kolom. Di dalam teori matriks, kita juga mengenal adanya determinan matriks, yaitu hasil kali setiap elemen matriks. Tutorial kali ini akan dibahas mengenai cara menghitung determinan matriks dengan Excel.

Sebagai contoh pertama, kita akan menghitung determinan matriks A yang berordo 2x2 sebagai berikut :

image

Determinan matriks A diperoleh dengan formula ‘=MDETERM(array)” di mana array merupakan range matrik tersebut. Dari formula tersebit diperoleh nilai determinan matriks A sebesar 20. Nilai ini secara teoritis diperoleh dari :

Det [A] = 8.4 –4.3 = 32 – 12 = 20

Sebagai contoh kedua, kita hitung determinan matriks B yang berordo 3x3 berikut :

image

Dari fromulat tersebut diperoleh nilai determinan sebesar 0. Hal ini sesuai secara teori, dengan menggunakan metode Sarrus :

image

Demikian tutorial mengenai cara menghitung determinan matriks dengan Excel. Semoga bermanfaat !

Selasa, 28 April 2015

Cara Membuat Rangking Data pada Excel

Memberikan rangking  bagi siawa merupakan tugas yang semestinya dikuasai guru. Tugas ini bisasanya dilakukan guru di akhir semester atau akhir tahun. Tutorial kali ini akan dibahas mengenai cara membuat rangking data pada Excel.

Sebagai contoh, siapkan data yang akan dibuat rangkingnya. Untuk membuat rangking data kita gunakan formula atau rumus =RANK(). Penulisan dari formula ini adalah sebagai berikut :

image 

=RANK(C4;$C$4:$C$23;0)

Keterangan :

  • C4 merupakan sell dari data yang akan dicari rangkingnya
  • $C$4:$C$23 merupakan range pembanding, kita peroleh dengan memblok nilai siswa dalam satu kelas, kemudian tekan F4.
  • 0 merupakan mode pengurutan secara Descending.

Kemudian tekan Enter, lalu copy formula ini ke sell-sell di bawahnya (dari C5 sampai C23). Maka kita peroleh rangking siswa sebagai berikut :

image

Demikian tutorial mengenai cara cara membuat rangking data pada Excel. Semoga bermanfaat !

Senin, 27 April 2015

Cara Mengurutkan Data pada Excel

Bagi para guru atau pun profesi lainnya, seringkali kita dituntut untuk mampu mengurutkan data yang kita miliki. Urutan data tersebut bisa urut dari yang paling kecil, atau sebaliknya urut dari yang paling besar. Penerapan dari hal ini misalnya untuk membuat rangking siswa dalam satu kelas. Tutorial kali ini akan dibahas mengenai cara mengurutkan data pada Excel.

Buatlah tabel berisi nomor, nama, dan nilai sebagai berikut :

SNAGHTMLb429b

Untuk mengurutkan data, silahkan blok data yang akan diurutkan, pada contoh diatas berarti range dari B4 sampai C23. Kemudia  klik Sort & Filter lalu pilih Custom Sort…. Maka akan muncul jendela Sort sebagai berikut:

image

  • Hilangkan tanda centang pada My data has header
  • Pada pilihan Sort by silahkan pilih Column C sebagai dasar pengurutan
  • Pada Order pilih Largest to Smallest, untuk mengurutkan data dari yang paling besar ke yang kecil
  • Kemudian klik OK.

Maka kita memperoleh data yang telah urut dari yang besar ke yang oaling kecil.

image

Demikian tutorial mengenai cara mengurutkan data pada Excel.Semoga bermanfaat !

Sabtu, 25 April 2015

Cara Membuat Data Acak dengan Excel

Jika pada tutorial sebelumnya telah kita pelajari cara melakukan acak data dengan Excel, di mana fungsi random kita gunakan untuk membuat pengelompokan data secara random, maka kita lanjutkan tutorial kali ini dengan mempelajari cara membuat data acak dengan Excel. Manfaat dari tutorial kali ini adalah kita dapat membuat data, misalnya nilai, secara acak (random) dengan batas bawah dan batas atas nilai yang kita inginkan. Berbeda dengan fungsi =RAND yang sebelumnya kita pelajari yang menghasilkan angka acak antara 0 dan 1.

Fungsi yang kita gunakan untuk membuat data acak dengan Excel adalah =RANDBETWEEN(bottom;top) . Bottom menunjukkan batas bawah nilai yang kita inginkan, sedangkan top menunjukkan batas atas nilainya.  Sebagai contoh, kita akan membuat 40 data acak antara 65 sampai 95 yang kita kelompokkan dalam 4 kelas yang berbeda, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, dan kelas D. Maka cara membuat data acaknya adalah sebagai berikut:

image

Ketikkan fungsi =RANDBETWEEN(65;95), dalam contoh ini di cell B2 sebagai cell paling atas dan paling kiri. Kemudian copy fungsi itu ke semua cell di kolom kelas A, B, C, dan D :

image

Dengan cara ini, maka anda telah berhasil membuat data acak dengan Excel antara 65 sampai 95 sebanyak 40 data. Demikian tutorial mengenai cara membuat data acak dengan Excel. Semoga bermanfaat !

Jumat, 24 April 2015

Cara Melakukan Acak Data dengan Excel

Pengacakan data digunakan dalam berbagai hal, misalnya untuk mengacak sampel dalam penelitian. Pengacakan yang lebih sederhana misalnya dalam pembelajaran, yaitu digunakan ketika guru ingin membagi kelompok secara obyektif. Microsoft Excel merupakan salah satu software yang dapat kita andalkan untuk melakukan random (acak) data tersebut. Tutorial kali ini akan membahas mengenai cara melakukan acak data dengan Excel.

Sebagai contoh kita akan melakukan pengacakan 15 siswa yang akan kita bagi ke dalam 5 kelompok. Formula Excel yang kita gunakan untuk memberikan angka acak adalah :

 =RAND()

Keterangan : Dengan formula ini maka akan dihasilkan angka acak antara 0 dan 1.

image

Copy formula tersebut sehingga menghasilkan angka acak untuk setiap siswa sebagai berikut:

image

Setelah angka acak dihasilkan kita urutkan data dengan cara sort no absen dan angka acak dengan kolom nomor acak sebagai dasar pengurutan:

image

Setelah berhasil diurutkan angka acaknya maka kita bisa membagi 15 siswa tersebut ke dalam 5 kelompok secara urut :

image

Demikian tutorial mengenai cara melakukan acak data dengan Excel. Semoga bermanfaat !

Minggu, 12 April 2015

Cara Membuat Navigasi di Excel

Ketika kita membuat banyak sekali sheet dalam file Excel, maka kita terkadang merasa kesulitan untuk beralih dari satu sheet ke sheet lainnya. Menghadapi masalah yang demikian, maka menu navigasi adalah solusinya. Tutorial kali ini akan membahas mengenai cara membuat menu navigasi pada Excel. Menu navigasi adalah tombol-tombol yang kita buat untuk beralih dari satu sheet ke sheet lainnya. Tombol-tombol ini kita buat dengan Shape yang terdapat pada menu Insert > Shape. Kita bisa memilih bentuk tombol yang dinginkan, baik itu rectangle (persegi), oval, atau bentuk lainnya.

Setelah shape kita buat, langkah selanjutnya adalah denganmenambahkan teks pada tombol tersebut lalu memberikan link pada tombol. Untuk memberikan link pada tomboh klik menu Insert > Hyperlink, maka akan muncul sebagai berikut :

image

Untuk menghubungkan tombol dengan sheet dalam file yang sama pilihlah “Place in The Document” lalu pilih nama sheet yang akan kita tuju melalui tombol tersebut. Anda juga bisa menambah efek penjelasan fungsi tombol dalam “Screen Tips”. Klik Screen Tips dan isikan petunjuk mengenai sheet yang akan dituju jika tombok di klik. Jika sudah silahkan klik OK, maka tombol navigasi terlah berfungsi. Anda pun bisa membuat tombol untk kembali ke menu utama dengan cara yang sama, hanya sheet tujuan adalah sheet menu utama.

Demikian tutorial mengenai cara membuat menu navigasi pada Excel. Semoga bermanfaat !

Selasa, 31 Maret 2015

Fungsi Statistik dalam Excel

image

Tutorial kali ini akan dibahas mengenai fungsi atau rumus dalam pengolahan data dengan Microsoft Excel. Program keluaran Microsoft ini kini mampu menyajikan berbagai fungsi atau rumus dalam pengolahan data. Berbagai fungsi atau rumus yang dirilis dalam website Microsoft antara lain:

 

Fungsi AVEDEV

Mengembalikan nilai rata-rata simpangan absolut atas poin data dari nilai rata-ratanya

Fungsi AVERAGE

Mengembalikan nilai rata-rata dari argumennya

Fungsi AVERAGEA

Mengembalikan nilai rata-rata dari argumennya, termasuk angka, teks dan nilai logika

Fungsi AVERAGEIF

Mengembalikan nilai rata-rata (nilai rata-rata aritmatika) dari semua sel dalam rentang yang memenuhi kriteria

Fungsi AVERAGEIFS

Mengembalikan nilai rata-rata (nilai rata-rata aritmatika) dari semua sel yang memenuhi beberapa kriteria

Fungsi BETA.DIST

Mengembalikan fungsi distribusi kumulatif beta

Fungsi BETA.INV

Mengembalikan nilai inversi dari fungsi distribusi kumulatif untuk distribusi beta yang ditentukan

Fungsi BINOM.DIST

Mengembalikan probabilitas distribusi binomial individual

Fungsi BINOM.DIST.RANGE

Mengembalikan probabilitas hasil percobaan menggunakan distribusi binomial

Fungsi BINOM.INV

Mengembalikan nilai terkecil di mana distribusi binomial kumulatifnya lebih kecil atau sama dengan nilai kriteria

Fungsi CHISQ.DIST

Mengembalikan fungsi kepadatan probabilitas beta kumulatif

Fungsi CHISQ.DIST.RT

Mengembalikan probabilitas satu-ujung distribusi khi-kuadrat

Fungsi CHISQ.INV

Mengembalikan fungsi kepadatan probabilitas beta kumulatif

Fungsi CHISQ.INV.RT

Mengembalikan nilai inversi probabilitas satu-ujung distribusi khi-kuadrat

Fungsi CHISQ.TEST

Mengembalikan nilai uji untuk independensi

Fungsi CONFIDENCE.NORM

Mengembalikan nilai interval kepercayaan untuk rata-rata populasi

Fungsi CONFIDENCE.T

Mengembalikan nilai interval kepercayaan untuk nilai rata-rata populasi, menggunakan distribusi t Student

Fungsi CORREL

Mengembalikan koefisien korelasi di antara dua rangkaian data

Fungsi COUNT

Menghitung jumlah angka dalam daftar argumen

Fungsi COUNTA

Menghitung jumlah nilai dalam daftar argumen

Fungsi COUNTBLANK

Menghitung jumlah sel kosong di dalam rentang

Fungsi COUNTIF

Menghitung jumlah sel di dalam rentang yang memenuhi kriteria

Fungsi COUNTIFS

Menghitung jumlah sel di dalam rentang yang memenuhi beberapa kriteria

Fungsi COVARIANCE.P

Mengembalikan kovarians, rata-rata produk simpangan berpasangan

Fungsi COVARIANCE.S

Mengembalikan sampel kovarians, rata-rata simpangan produk dari setiap pasang poin data dalam dua rangkaian data

Fungsi DEVSQ

Mengembalikan jumlah kuadrat simpangan

Fungsi EXPON.DIST

Mengembalikan distribusi eksponensial

Fungsi F.DIST

Mengembalikan distribusi probabilitas F

Fungsi F.DIST.RT

Mengembalikan distribusi probabilitas F

Fungsi F.INV

Mengembalikan nilai inversi dari distribusi probabilitas F

Fungsi F.INV.RT

Mengembalikan nilai inversi dari distribusi probabilitas F

Fungsi F.TEST

Memperoleh hasil uji-F

Fungsi FISHER

Mengembalikan nilai transformasi Fisher

Fungsi FISHERINV

Mengembalikan nilai inversi transformasi Fisher

Fungsi FORECAST

Mengembalikan nilai di sepanjang tren linear

Fungsi FREQUENCY

Mengembalikan nilai distribusi frekuensi sebagai array vertikal

Fungsi GAMMA

Mengembalikan nilai fungsi gamma

Fungsi GAMMA.DIST

Mengembalikan distribusi gamma

Fungsi GAMMA.INV

Mengembalikan inversi dari distribusi kumulatif gamma

Fungsi GAMMALN

Mengembalikan logaritma natural fungsi gamma, Γ(x)

Fungsi GAMMALN.PRECISE

Mengembalikan logaritma natural fungsi gamma, Γ(x)

Fungsi GAUSS

Mengembalikan nilai 0,5 lebih kecil daripada distribusi kumulatif normal standar

Fungsi GEOMEAN

Mengembalikan nilai rata-rata geometrik

Fungsi GROWTH

Mengembalikan nilai di sepanjang tren eksponensial

Fungsi HARMEAN

Mengembalikan nilai rata-rata harmonik

Fungsi HYPGEOM.DIST

Mengembalikan distribusi hipergeometrik

Fungsi INTERCEPT

Mengembalikan titik potong dari garis regresi linear

Fungsi KURT

Mengembalikan nilai kurtosis dari rangkaian data

Fungsi LARGE

Mengembalikan nilai k-th yang paling besar dalam rangkaian data

Fungsi LINEST

Mengembalikan parameter dari tren linear

Fungsi LOGEST

Mengembalikan parameter dari tren eksponensial

Fungsi LOGNORM.DIST

Mengembalikan distribusi lognormal kumulatif

Fungsi LOGNORM.INV

Mengembalikan inversi dari distribusi kumulatif lognormal

Fungsi MAX

Mengembalikan nilai maksimum dalam daftar argumen

Fungsi MAXA

Mengembalikan nilai maksimum dalam daftar argumen, termasuk angka, teks, dan nilai logika

Fungsi MEDIAN

Mengembalikan nilai median dari bilangan

Fungsi MIN

Mengembalikan nilai minimum dalam daftar argumen

Fungsi MINA

Mengembalikan nilai terkecil dalam daftar argumen, termasuk angka, teks, dan nilai logika

Fungsi MODE.MULT

Mengembalikan array vertikal dari nilai yang paling sering muncul, atau nilai berulang dalam array atau rentang data

Fungsi MODE.SNGL

Mengembalikan nilai paling umum dalam satu unit data

Fungsi NEGBINOM.DIST

Mengembalikan distribusi binomial negatif

Fungsi NORM.DIST

Mengembalikan distribusi kumulatif normal

Fungsi NORM.INV

Mengembalikan inversi dari distribusi kumulatif normal

Fungsi NORM.S.DIST

Mengembalikan distribusi kumulatif normal standar

Fungsi NORM.S.INV

Mengembalikan inversi dari distribusi kumulatif normal standar

Fungsi PEARSON

Mengembalikan koefisien korelasi momen produk Pearson

Fungsi PERCENTILE.EXC

Mengembalikan nilai persentil ke-k dalam sebuah rentang, di mana k berada dalam rentang 0..1, tidak termasuk 0 dan 1.

Fungsi PERCENTILE.INC

Mengembalikan persentil k-th nilai dalam satu rentang

Fungsi PERCENTRANK.EXC

Mengembalikan peringkat nilai dalam rangkaian data sebagai persentase (0..1, tidak termasuk 0 dan 1) dari rangkaian data

Fungsi PERCENTRANK.INC

Mengembalikan peringkat persentase nilai dalam satu set data

Fungsi PERMUT

Mengembalikan jumlah permutasi untuk sejumlah objek

Fungsi PERMUTATIONA

Mengembalikan jumlah permutasi untuk sejumlah objek (dengan perulangan) yang bisa dipilih dari objek total

Fungsi PHI

Mengembalikan nilai fungsi kepadatan untuk distribusi normal standar

Fungsi POISSON.DIST

Mengembalikan distribusi Poisson

Fungsi PROB

Mengembalikan probabilitas yang nilainya di antara dua batas

Fungsi QUARTILE.EXC

Mengembalikan kuartil dari rangkaian data, berdasarkan nilai persentil dari 0..1, tidak termasuk 0 dan 1

Fungsi QUARTILE.INC

Mengembalikan nilai kuartil dari rangkaian data

Fungsi RANK.AVG

Mengembalikan peringkat nilai dalam satu daftar bilangan

Fungsi RANK.EQ

Mengembalikan peringkat nilai dalam satu daftar bilangan

Fungsi RSQ

Mengembalikan kuadrat dari koefisien korelasi momen produk Pearson

Fungsi SKEW

Mengembalikan nilai kecondongan distribusi

Fungsi SKEW.P

Mengembalikan nilai kecondongan distribusi didasarkan pada populasi: karakterisasi dari derajat asimetris dari distribusi di sekitar nilai rata-ratanya

Fungsi SLOPE

Mengembalikan kemiringan dari garis regresi linear

Fungsi SMALL

Mengembalikan nilai k-th yang paling kecil dalam rangkaian data

Fungsi STANDARDIZE

Mengembalikan nilai yang dinormalkan

Fungsi STDEV.P

Menghitung simpangan baku berdasarkan populasi keseluruhan

Fungsi STDEV.S

Memperkirakan simpangan baku berdasarkan satu sampel

Fungsi STDEVA

Memperkirakan nilai deviasi standar berdasarkan sampel, termasuk angka, teks, dan nilai logika

Fungsi STDEVPA

Menghitung nilai deviasi standar berdasarkan keseluruhan populasi, termasuk angka, teks, dan nilai logika

Fungsi STEYX

Mengembalikan standar kesalahan dari nilai perkiraan y untuk setiap nilai x dalam regresi

Fungsi T.DIST

Mengembalikan Titik Persentase (probabilitas) untuk distribusi-t Student

Fungsi T.DIST.2T

Mengembalikan Titik Persentase (probabilitas) untuk distribusi-t Student

Fungsi T.DIST.RT

Mengembalikan distribusi-t Student

Fungsi T.INV

Mengembalikan nilai t dari distribusi t Student sebagai fungsi probabilitas dan derajat kebebasan

Fungsi T.INV.2T

Mengembalikan nilai inversi dari distribusi t Student

Fungsi T.TEST

Mengembalikan probabilitas terkait uji-t Student

Fungsi TREND

Mengembalikan nilai di sepanjang tren linear

Fungsi TRIMMEAN

Mengembalikan nilai rata-rata bagian dalam dari rangkaian data

Fungsi VAR.P

Menghitung varians berdasarkan populasi keseluruhan

Fungsi VAR.S

Memperkirakan nilai varians berdasarkan satu sampel

Fungsi VARA

Memperkirakan nilai varians berdasarkan sampel, termasuk angka, teks, dan nilai logika

Fungsi VARPA

Menghitung nilai varians berdasarkan keseluruhan populasi, termasuk angka, teks, dan nilai logika

Fungsi WEIBULL.DIST

Mengembalikan distribusi Weilbull

Fungsi Z.TEST

Mengembalikan nilai probabilitas satu-ujung uji-z

 

Sumber : MIcrosoft Office

Jumat, 24 Januari 2014

istilah-istilah dan fungsi formula excel 2007






Microsoft Excel merupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputi perhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data. Perangkat lunak ini sangat membantu untuk menyelesaikan permasalahan administratif mulai yang paling sedernaha sampai yang lebih kompleks. Permasalahan sederhana tersebut misalnya membuat rencana kebutuhan barang meliputi

Jumat, 04 November 2011

istilah-istilah dan fungsi formula excel 2007






Microsoft Excel merupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputi perhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data. Perangkat lunak ini sangat membantu untuk menyelesaikan permasalahan administratif mulai yang paling sedernaha sampai yang lebih kompleks. Permasalahan sederhana tersebut misalnya membuat rencana kebutuhan barang meliputi

Jumat, 11 Maret 2011

BELAJAR LOGIKA

sudah kesekian kalinya kelas ini belajar logika matematika di Excel, namun masih saja belum tuntas. Hanya beberapa anak yang memang bisa memahami ini.

=VLOOKUP(sel yang dibandingkan,sel referensi,nomor kolom,0) enter

perhatikan gambar berikut






keterangan yang akan kita kerjakan adalah pada kolom harga. Tabel referensi yang dimaksud ditandai dengan warna biru muda. nomor kolom pada tebal

Jumat, 28 Januari 2011

mengurutkan data (Ms Excel)

materi kelas 5
MENGURUTKAN DATA
Sort adalah salah satu fasilitas pada Ms Excel yang digunakan untuk mengurutkan data secara alfabet.
Mengurutkan data bisa ASCENDING maupun DESCENDING. Ascending artinya mengurutkan data dari A,B,C, hingga Z. Descending berarti sebaliknya.

Cara mengurutkannya adalah :
1. Blok data yang akan diurutkan
2. Klik Menubar Data > Sort > tentukan ascending/descending

Arsip Blog