Jumat, 14 Maret 2014

Waktu Efektif untuk Nge-Blog

Bagi seorang blogger, nge-blog adalah kegiatan yang wajib dilakukan. Lah iyalah, kalau nggak nge-blog ya bukan blogger. Saya sering melongo setiap kali melihat ibu-ibu rumah tangga yang selalu aktif nge-blog. Ini kapan ya nge-blognya?

Sebagai ibu rumah tangga, saya tahu-lah pekerjaannya kayak apa. Mulai dari membuka mata sampai menutup mata itu pekerjaan nggak habis-habis. Kalau saya boleh bilang pekerjaan ibu rumah tangga itu tidak terlalu mencolok tapi sangat melelahkan. Saya saja dulu waktu ditinggal sakit ibu selama tiga hari dan harus menggantikan semua kegiatan ibu rumah tangga, eh tahu-tahu saya ikutan ambruk. Inilah bukti kalau pekerjaan ibu rumah tangga itu cukup melelahkan.

Saya yang masih sendiri saja seringkali kuwalahan mengatur waktu untuk nge-blog. Nah ini ibu rumah tangga? Contoh lainnya seperti dosen saya, kegiatannya sangat padat, baik di dalam maupun luar kampus, di rumah juga jadi perangkat kampung, aktif mengisi khutbah di masjid, ngurus sekolah yang dipimpin, eh kok ya masih bisa berkarya. Semua tergantung komitmen ya? Kapan ya biasanya mereka menulis?


Jujur, pas ide lagi bermunculan tapi modem lagi nggak bersahabat ujung-ujungnya saya tulis di buku catatan baru kemudian saya ketik. Karena saat ini saya langganan paket modem midnight, jadi modem hanya bisa digunakan setiap pukul 00.00-09.00 WIB. He, kelelawar banget ya? Jadi ya, jam segitulah waktu efektif saya nge-blog.

Seringkali ketika modem on saya mencari banyak info, baik yang berhubungan dengan postingan, lomba, atau untuk bahan kuliah kemudian saya salin ke Ms.Word dan save. Tak lupa sumbernya saya copy di setiap akhir artikel yang saya copas. Momen tersebut juga saya gunakan untuk blogwalking ke blog teman-teman.

Nah, sekarang kalau saya bertanya, “Kapan waktu efektif nge-blog, Anda?”
IKLAN 3

Related Posts:

  • Ibu MenengokkuMalam ini terjaga, masih kepikiran tentang proposal skripsiku. Ya, tepat setengah satu. Mencoba berkali-kali memecamkan mata lagi tapi tak bisa. Otak-… Read More
  • Video KlipSiapa tahu ini scree capture di video klip apa?Aku bukan seseorang yang gila banget dengan musik. Ya, sekedar suka itu pun tarafnya biasa. Kalau ada o… Read More
  • Ahmad Rifai RifanThe Art of Dying (sebuah renungan)Bayangkan kita diberi uang dg jumlah tertentu. Tapi setiap detik kita harus mengeluarkan uang itu. Kita bebas memili… Read More
  • Si Senyum TipisRindu ingin segera bertemu dengan dia begitu menggebu. Senyumnya yang tipis, itulah yang selalu ku rindukan darinya. Berangkatlah aku, tepat pukul 15.… Read More
  • Sikap Saling MenghargaiBermula dari SMS teman yang memintaku untuk menggantikannya mengisi acara di suatu kampus. Sebelum memutuskan ya, aku meminta pertimbangan beberapa or… Read More

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog