Tampilkan postingan dengan label Catatan Pribadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan Pribadi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Maret 2015

Berkumpulnya 15 Pendekar

image Berkumpulnya 15 Pendekar, mungkin judul posting kali ini dikatakan berlebihan atau lebay dalam bahasa anak muda sekarang. Tetapi, jika ditinjau dari tujuan SangPengajar mengisahkan hal ini maka akan lain ceritanya. Tampaknya lisan ini agak kilu untuk mengisahkan, mengingat sudah lama sekali SangPengajar tidak menulis sebuah catatan perjalanan. Sebuah kategori tulisan yang sebenarnya dahulu menjadi topik utama di SangPengajar, yang sebelumnya biasa dituliskan lengkap sebagai Catatan Sang Pengajar.

Perjalanan itu bermula dari sebuah informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat P2TK Dikdas setahun lang lalu, tepatnya sekitar bulan Februari 2014. Informasi yang tersebar mengenai adanya kesempatan emas bagi para guru untuk meningkatkan kualifikasinya dengan mendapatkan beasiswa S2. P2TK memberi kesempatan kepada guru di seluruh Indonesia, dan tahun 2014 adalah tahun ketiga, untuk meningkatkan kualifikasi pendidikannya ke jenjang strata dua (S2) dengan memberikan beasiswa. Tak tanggung-tanggung, beasiswa yang diberikan bukan sekadar biaya kuliah saja, melainkan juga biaya hidup dan biaya buku. Sehingga, sangat terharu tentunya ketika kami lolos seleksi administrasi dan dikumpulkan di Grand Asia Hotel Makassar pada tanggal 12-13 Mei 2014. Terlebih di saat seleksi kami mendapatkan informasi bahwa 350-an dari kami yang lolos seleksi administrasi ini adalah hasil seleksi dari 3500-an pendaftar. “Amazing”….jika anak muda jaman sekarang mengatakannya. Satu banding sepuluh. Di tempat ini kami diseleksi dengan tes tulis berupa tes potensi akademik  dan bahasa Inggris (gak usah diceritakan soalnya sesulit apa, ya…he..he…).

image

Hasil seleksi diumumkan pada bulan Juni 2014.  Para peserta yang lolos ditempatkan di kampus pendidikan terbaik yang ditunjuk kementerian, yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI Bandung), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dan Universitas Negeri Malang (UM). Khusus di UNY, kami dari Program Studi Pendidikan Sains (IPA) sejumlah 15 guru dari seluruh pelosok Indonesia. Di kampus ini begitu terasa lingkungan akademik yang mendukung peningkatan kualitas kami, terlebih kami ber-15 memiliki semangat dan kebersamaan yang tinggi. Semangat tinggi tersebut kami ekspresikan salah satunya dengan deadline lulus yang kami sepakati. Dan waktu batas lulus itu menjadi nama bagi group socmed kami, untuk selalu menginspirasi kami agar selalu ingat target lulus yang disepakati.

Pelajaran dan pengalaman kami dapatkan begitu banyak di kampus ini. Mulai dari perbedaan latar belakang S1, perbedaan daerah dan karakteristiknya, dan lain-lain. Jika selama ini saya menganggap medan ke sekolah jalannya menantang (karena jauh, berlubang, dan bergelombang) ternyata ada teman dari luar Jawa yang medannya jauh lebih sulit. Untuk mencapai sekolah butuh perjalanan dengan menginap di tengah hutan, jalannya pun bukan seperti yang biasa kita sebut sebagai “jalan” karena hanya selebar 1 meter di antara terjalnya batu-batu pegunungan, sehingga untuk melaluinya butuh bantuan tukang ojek dengan biaya jutaan. Karena sepeda motor biasa akan sangat sulit melalui medan tersebut.

Pengalaman belajar yang luar biasa pun kami dapatkan dari para dosen yang memberi pemahaman kepada kami mengenai Integrated Science yang sebenarnya, pentingnya metode ilmiah dalam setiap mengambilan keputusan, pentingnya guru membudayakan meneliti dan menulis, serta banyak lagi. Meski harus kehilangan sementara sebagian dari penghasilan tetapi kami mendapatkan ganti pengalaman belajar, kebersamaan, pengalaman hidup, dan kualitas pendidikan yang tak akan pernah bisa dihitung secara finansial.

Sehingga, jika kembali kepada judul posting ini tampaknya tidak berlebihan jika kami ingin berbagi semangat kepada sabahat SangPengajar semua. Hidup adalah sebuah pilihan, di sini kita akan diuji …dengan ujian itulah akan diketahui seberapa kualitas kita…  Mari kita tingkatkan kualitas diri kita untuk Indonesia yang lebih baik.

 

Salam SangPengajar !

Jumat, 12 September 2014

Belajar TOEFL : Structure Analysis


Sudah lama tidak belajar Bahasa Inggris ternyata cukup berat juga ketika akan memulai lagi. Setidaknya itulah yang saya bayangkan sebelum mulai belajar kembali. Hingga akhirnya jam kuliah Bahasa Inggris pun dimulai. Ternyata, asumsi sulitnya belajar bahasa Inggris itu pun bisa sirna begitu mendapat paparan luar biasa dari dosen.
Beliau memahamkan kami mengenai berbagai masalah yang muncul ketika kita belajar bahasa Inggris hingga sebuah cara mudah mempelajari bahasa Inggris itu sendiri. Salah satu yang disampaikan yaitu tentang Structure Analysis, sebuah cara menganalisis kalimat melalui struktur bahasanya.
Berikut ini slide bahan ajar dari perkuliah yang sudah saya modifikasi tampilannya. Slide in diambil dari beberapa slide bahan ajar yang disampaikan dosen saat tatap muka perkuliahan :


 

Semoga bermanfaat !

Selasa, 13 Mei 2014

Catatan Perjalanan ke Negeri Hasanuddin

Sepertinya cukup lama saya tidak menulis posting, terutama catatan perjalanan. Bukan karena apa-apa, karena memang cukup lama tidak melakukan perjalanan kedinasan luar kota. Hingga akhirnya sebuah kesempatan kembali diberikan. Sebuah peluang untuk kembali belajar dengan di danai oleh pemerintah.

Kesempatan berharga itu adalah Seleksi Beasiswa S2 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar melalui Direktorat P2TK Tahun 2014. Program ini telah digulirkan oleh Kemendikbud beberapa tahun ini. Ternyata tidak cukup mudah untuk lolos karena Kemendikbud melakukan seleksi hingga 2 tahap, yaitu seleksi tahap 1 (seleksi administrasi) dan seleksi tahap (Tes potensi akademik dan Bahasa Inggris). Setelah mencoba sejak tahun 2012 ternyata Allah baru mengijinkan saya lolos seleksi tahap 1 di tahun 2014.
image

Seleksi tahap 1 ternyata juga bukan main-main. Karena untuk guru SMP tahun ini terdapat pendaftar sebanyak 3.249 orang. Dari jumlah itu tersaring 352 guru yang masuk seleksi tahap 2 di Grand Asia Hotel Makassar tanggal 12-13 Mei 2014. Sebanyak 352 orang tersebut akan bersaing untuk dapat beasiswa S2 penuh di UNESA Surabaya, UNY Yogyakarta, UM malang maupun UPI Bandung.

Kesempatan di Makassar pun saya pergunakan juga untuk menengok obyek wisata yang terkenal, yaitu Pantai Losari. Di pantai ini saya bersama Pak Arif Jatmiko, sesama peserta seleksi dari Wonogiri, menikmati pemandangan indah pantai dan istirahat di Masjid Amirul Mukminin Pantai Losari. MAsjid yang sangat indah dan megah di tepi Pantai Losari Makassar, kota yang terkenal dengan slogannya “Sekali Layar Terkembang Pantang Biduk Surut Ke Pantai”.
image

Kini segala usaha telah dikerahkan. Semua kembali kepada Allah Dzat Yang Maha Menentukan segala sesuatu. Biarlah Allah yang memberikan keputusan yang terbaik bagi diri ini, keluarga dan bangsa ini.

image

*)Ditulis langsung dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar #MenungguTakeOff

Jumat, 26 Juli 2013

Fasilitasi Model Pembelajaran Terintegrasi TIK Pustekkom Kemdikbud Tahun 2013

Seiring perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang begitu pesat di abad ke-21 ini munculah tantangan-tantangan baru dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang makin komplek menuntut kesiapan dunia pendidikan untuk mengantisipasinya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangakan berbagai e-layanan pendidikan yang berbasiskan TIK. Salah satunya adalah pengembangan portal Rumah Belajar yang dapat diakses di http://belajar.kemdikbud.go.id .

Dalam rangka melakukan sosialisasi Rumah Belajar serta memberikan pelatihan pemanfaatan fitur kelas maya Rumah Belajar maka Pustekkom Kemdikbud menggelar kegiatan Fasilitasi Model Pembelajaran Terintegrasi TIK Angkatan Ke-3 Tahun 2013. Kegiatan ini digelar di Hotel Sahid Jaya Solo pada tanggal 25-27 Juli 2013.

image

Kegiatan ini digelar dengan tujuan :

  1. Sosialisasi kebijakan Kemdikbud dalam pemanfaatan TIK untuk pembelajaran
  2. Publikasi dan Sosialisasi Rumah Belajar
  3. Melaksanakan pelatihan kelas maya pada portal Rumah Belajar untuk Guru SD, SMP, SMA/SMK.

 

Kegiatan ini diikuti 38 Peserta yang merupakan guru SD/SMP/SMA/SMK dan yang sederajat di kabupaten Jepara, Surakarta, Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali, serta utusan BPMP Semarang, BPMRP Yogyakarta, BPMTP Surabaya, dan Pustekkom Kemdikbud.

Selasa, 02 April 2013

Bio-System Online, Pemadatan UN, dan Review SIM Sekolah

Kalau anda membaca judul posting ini tentu kebingungan, apa hubungan antara tiga hal tersebut. He…he..iseng sudah lama tidak posting di blog Catatan Sang Pengajar…dan sudah lama tidak menulis keluh kesah perjalanan, maka malam ini saya ingin menulis secara lepas [bukan tutorial]…ya, sesuai judul yang saya angkat Bio-System Online, Pemadatan UN, dan Review SIM Sekolah.

image

Harus saya akui pekan ini adalah pekan di mana kekuatan fisik, kesabaran, kecepatan gerak, dan kecekatan pengambilan keputusan saya di uji. Bagaimana tidak..pekan ini di sekolah di adakan pemadatan UN, di mana mata pelajaran yang diajarkan untuk kelas 9 hanya mata pelajaran UN. Artinya, beban mengajar yang tidak seberapa selama ini tiba-tiba melonjak tajam….(bukan karena ulah importir lho ya).
Bersamaan dengan itu ada kesempatan mulia datang, undangan dari LPMP agar mengikuti kegiatan “Review SIM Sekolah”, di mana biasanya saya bisa bertemu dan “berguru” dengan rekan-rekan hebattttt se-Provinsi. Dua hari menjelang kegiatan ini saya dituntut untuk mengambil keputusan yang bijaksana dan bersifat “win win solution” bagi siswa dan kebutuhan Provinsi. Akhirnya, dengan mempertimbangkan beban mengajar kelas 9 yang luar biasa banyak, dan kondisi siswa yang masih sangat butuh pendampingan, ditambah tugas untuk mengawal proses input nilai di Bio-System Online menjelang batas akhir input nilai rapor (30 Maret 2013) dan deadline validasi (5 April 2013) maka saya pun mengambil keputusan untuk kesempatan ini saya hadiahkan waktu saya untuk para siswa.
Saya yakin dengan Trio delegasi Wonogiri maka kegiatan di Provinsi akan tetap berjalan. Saya pun tak bisa membayangkan jika saya meninggalkan sekolah untuk berangkat ke Provinsi. Karena di waktu yang begitu pendek dibutuhkan orang yang terbiasa gerak cepat dan mampu memobilisasi rekan-rekan yang lain untuk keperluan validasi nilai UN.

Sekadar menuliskan uneg-uneg…sekaligus menjawab pertanyaan teman2…”kenapa tidak hadir”….Moga Allah memudahkan kegiatan teman-teman di Provinsi dan mempermudah para siswa agar sukses UN dengan bermartabat.

Salam Sang Pengajar

Senin, 17 Desember 2012

Di Sinilah Blog Catatan Sang Pengajar Lahir

Kembali mendarat di Hotel Patrajasa Semarang untuk mengikuti Pengukuhan Forum Multimedia Edukasi (Formulasi) oleh LPMP Jawa Tengah. Hadir kembali di sini mengingatkan saya pada tiga tahun lalu saat mengikuti Diklat Guru Pemandu BERMUTU. Saat itu bertempat di hotel yang istilah kerennya “Patra Semarang Convention Hotel” inilah kesempatan belajar membuat blog saya dapatkan. Salah satu materi dalam diklat tersebut adalah pembuatan blog guru.

image
Adalah Bapak Slamet Trihartanto, Widyaiswara LPMP Jawa Tengah yang membuka wawasan kami mengenai blog guru. Blog pribadinya “Catatan Sang Iswara” menjadi rujukan saya dalam membuat blog Catatan Sang Pengajar. Dari sinilah saya mulai nge-blog. Dan Alhamdulillah di tahun ketiga kelahirannya, blog Catatan Sang Pengajar  berhasil memenangkan Teacher Blog Competition 2012 yang diselenggarakan oleh Insan Cendekia.

image

Kini blog Catatan Sang Pengajar dengan mengedepankan “sharing” mengenai berbagai hal yang dibutuhkan guru mulai mendapat tempat di hati para pengajar. Terima kasih Bapak Slamet Trihartanto. Semoga kebaikan bapak menjadi ladang amal yang akan mengangkat derajat bapak kelak di hadapan Allah.

Salam Sang Pengajar

Selasa, 18 September 2012

Catatan dari Festival Kreativitas dan Karya Inovasi Guru IPA 2012(Bagian 3)

Hari ketiga Festival Kreativitas dan Karya Inovasi Guru IPA di P4TK IPA Bandung diisi dengan kegiatan presentasi karya inovasi peserta. Kegiatan ini diikuti 60 peserta dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK yang lolos pada tahap seleksi abstrak.
Kegiatan presentasi dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB. Peserta dibagi dalam 6 kelompok, yaitu kelompok SD, SMP Fisika, SMP Biologi, SMA/SMK Fisika, SMA/SMK Biologi, dan SMA/SMK Kimia.Sebelum presentasi dilakukan undian nomor presentasi. Setiap peserta diberi kesempatan presentasi selama 20 menit dilanjutkan 10 menit untuk tanya jawab.

Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi pendidikan Indonesia. Salam Pendidikan ! (InsyaAllah bersambung)

Senin, 17 September 2012

Catatan dari Festival Kreativitas dan Karya Inovasi Guru IPA 2012(Bagian 2)

Hari pertama Festival Kreativitas dan Karya Inovasi Guru IPA 2012 tanggal 16 September 2012 di Aula P4TK IPA Bandung diawali dengan registrasi peserta di lantai 2, kemudian dilanjutkan pembukaan. Kegiatan pembukaan dilakukan bersamaan dengan Konferensi Internasional Guru Sains di Jakarta melalui teleconference. Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, baik dari Jakarta maupun dari Bandung melalui teleconference.


Pengalaman yang unik dan menarik di kegiatan pembukaan ini adalah semua peserta diberi kesempatan bermain angklung secara bersamaan dengan terlebih dahulu dilatih. Setiap peserta memainkan satu angklung (satu nada).
Peserta pun mulai memamerkan standing banner yang memuat karya kreatifitas dan inovasi masing-masing. Luar biasa.....begitu banyak karya para guru se-Indonesia dipamerkan di kegiatan ini. Rencananya setiap peserta akan mempresentasikan karya masing-masing secara bergantian.

Sampai di sini dulu, ya...insyaAllah bersambung.....

Minggu, 16 September 2012

Catatan dari Festival Kreativitas dan Karya Inovasi Guru IPA 2012(Bagian 1)

Kesempatan ke Kota Kembang kembali hadir. Setelah dua tahun sebelumnya berturut-turut berkesempatan “digembleng” di Kota Bandung, kali ini peluang ketiga itu kembali terbuka. Dua tahun lalu, tahun 2010, mengikuti Pelatihan Provincial Core Team(PCT) BERMUTU di Aula P4TK IPA dan tahun 2011 mendapat kesempatan menjadi peserta Workshop penggunaan modul BERMUTU di Hotel Putri Gunung Lembang Bandung. Kali ini kesempatan jauh lebih berharga, yaitu mengikuti pameran dan menjadi salah satu pemakalah dalam seminar nasional di P4TK IPA dalam kegiatan bertajuk Festival Kreativitas dan Karya Inovasi Guru IPA 2012.
Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan di Aula P4TK IPA Bandung pada tanggal 16-19 September 2012 dengan menghadirkan guru-guru yang lolos dalam seleksi Festival Kreativitas dan Karya Inovasi Guru IPA 2012. Karya-karya yang dihadirkan adalah karya kreatifitas, inovasi, maupun penelitian para guru IPA se-Indonesia.
Dengan diantar oleh istri tercinta dari rumah hingga Baturetno saya pun berangkat menuju Bandung. Perjalanan Baturetno-Solo harus ditempuh dua kali perjalanan, karena harus singgah di Percetakan Jambe Design dahulu untuk mengambil standing banner yang harus dibawa untuk pameran. Setibanya di stasiun Solo Balapan, aktifitas selanjutnya adalah membeli tiket kelas eksekutif dan menunggu keberangkatan KA Lodaya Malam.
Tepat jam 20.30 KA Lodaya Malam pun berangkat. Perjalanan selama 9 jam pun saya nikmati (Mau minta tolong orang untuk ambil foto sungkan...he....he...). Tepat jam 05.45 KA Lodaya Malam sudah sampai di stasiun Bandung. Terlambat 24 menit dari waktu seharusnya. Mendarat di stasiun langsung bertemu dengan Mas Andi Prabowo dan Mas Fendi peserta dari Kendal. Kami pun bertiga meluncur ke P4TK IPA bersama-sama.
Istirahat dulu...sembari menunggu registrasi.......Tunggu cerita berikutnya !(insyaAllah bersambung).


Rabu, 30 Mei 2012

Catatan Kecil dari LPMP Jawa Tengah

Kesempatan untuk belajar kembali diberikan. Hari ini, Rabu- Jumat 30 Mei-1 Juni 2012 bertempat di LPMP Jawa Tengah, saya mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan Review Sistem Informasi Manajemen (SIM) Sekolah. Kegiatan ini menghadirkan 40 orang tenaga profesional bidang IT dari masing-masing jenjang SD/SMP/SMA/SMK di Provinsi Jawa Tengah.


Kegiatan ini bertujuan melakukan review (penyempurnaan) terhadap aplikasi SIM Sekolah. Diharapkan melalui kegiatan ini bisa tersedia aplikasi SIM Sekolah yang dapat digunakan sebagai pusat manajemen kegiatan pendidikan di sekolah-sekolah dalam kesatuan sistem yang terintegrasi dan terstruktur.
Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi pendidikan Indonesia, khusunya di Provinsi Jawa Tengah.

Selasa, 15 Mei 2012

Semangat Baru dari Jeblogan

Jeblogan itu apa?
Jeblogan itu mana?
Mungkin ini pertanyaan yang muncul begitu membaca judul posting ini. Sahabat-sahabat yang dari Wonogiri tentu sudah mengenalnya. Iya, Jeblogan adalah suatu tempat di pegunungan Kecamatan Karangtengah Kabupaten Wonogiri. Daerah ini berada di pegunungan, sehingga di tengah perjalanan menuju Jeblogan kita akan bisa melihat jalan-jalan yang kita lalui sebelumnya berada jauh di bawah kita letaknya.

Adalah SMP Negeri 4 Karangtengah Satu Atap yang memberiku kesempatan untuk belajar bersyukur dan belajar berbagi hari ini. Kesempatan itu berupa undangan untuk memfasilitasi pelatihan ICT untuk guru dan karyawan di sana. Satu bulan lalu ketika diminta memfasilitasi pelatihan sudah terbayang medan yang harus dilalui. Sebagaimana namanya "Jeblogan", daerah ini selain di pegunungan juga identik dengan jalannya yang jeblog (baca : becek). Kata orang, jika hujan turun maka jalan rabat beton akan licin dan jalan yang berupa tanah akan becek dan bisa membuat ban menjadi selip.

Tetapi, semua bayang-bayang itu akhirya tergadaikan dengan melihat antusias guru-guru dan karyawan di sana mengikuti pelatihan. Bahkan, pelatihan akan digelar dua hari berturut-turut. Melihat medan yang begitu berat (laksana offroad), semangat baru ini muncul.....Mereka begitu luar biasa...setiap hari melintasi medan berat dan berbahaya untuk kemajuan pendidikan. Yang lebih menambah semangat lagi adalah dari sekian banyak guru baru 3 orang saja yang PNS. Artinya, sebagian besar guru adalah guru tidak tetap dengan taraf kesejahteraan yang belum layak.

Melihat semua ini.....mari bersyukur dengan apa yang ada pada kita. Semoga Pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan sahabat-sahabat di Jeblogan dan daerah lain yang serupa. Anda berani ditempatkan di sekolah ini ?

Minggu, 08 April 2012

Catatan Sang Pengajar Juara 1 Teacher Blog Competition

Insan cendekia Al Mujtaba menyelenggarakan sebuah pekan ilmiah yang bertajuk “IC Education Fair 2012”. Acara tersebut diselenggarakan pada tanggal 2-4 April 2012 bertempat di kampus SMP-SMA Insan Cendekia Al Mjtaba, Jl. Ovensari, Kadilangu, Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Salah satu kegiatannya adalah l0mba blog guru yang bertajuk Teacher Blog Competition. Puncak lomba ini digelar hari senin tanggal 2 April 2012 dengan menghadirkan 5 finalis Teacher Blog Competition. Di hadapan dewan juri para finalis memaparkan konsep blog dan pemahamannya mengenai integrasi pendidikan Islam.
Setelah dilakukan penilaian, berikut para juara yang terpilih :

13333728401006861386
Juara 1 : Agus Dwianto, SPd (SMPN 2 Paranggupito Kab. Wonogiri), blog http://www.sangpengajar.com/
Juara 2 : Nashiruddin, SPd (SD Islam Internasional Al Abidin Solo) , blog http://ammarbinyasirclass.blogspot.com/
Juara 3 : Dwi Wahyudi. S.Pd.I (SMPN 4 Pracimantoro), blog http://haryosongosongo.blogspot.com/
Semoga blog para juara bisa memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan pendidikan Indonesia.

Minggu, 01 April 2012

INSAN CENDEKIA UNTUK INDONESIA


Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003, sistem pendidikan nasional yang dimaksud adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.

Jika kita amati saat ini kualitas dan kuantitas pendidikan di Indonesia sedang mengalami keterpurukan. Bagaimana tidak, sistem pendidikan saat ini belum bisa menghasilkan peserta didik yang memiliki pondasi iman dan taqwa (IMTAK) yang kuat, cerdas, dan berakhlak mulia. Masih banyak kita temukan output sistem pendidikan kita yang hanya kuat dalam pengetahuan saja, tetapi sangat lemah dalam moral.

Sehingga, upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas perlu terus dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan. Penyelenggaraan sekolah Islam yang mengkolaborasikan IMTAK dan IPTEK adalah salah satu bentuk upayanya.

Sekolah Insan Cendekia merupakan salah satu sekolah Islam yang menawarkan model sekolah alternatif. Sekolah Insan Cendekia mencoba menerapkan pendidikan yang memadukan pendidikan umum dan pendidikan agama menjadi satu jalinan struktur kurikulum. Struktur kurikulum yang didesain di Sekolah Insan Cendekia merupakan struktur khusus yang disusun untuk memberikan pelayanan yang maksimal terhadap perkembangan kompetensi yang dimiliki siswa, agar siswa yang rata-rata berkemampuan tinggi dapat ditumbuhkembangkan secara benar dan tepat kearah penguasaan IMTAKdan IPTEK. Artinya, dengan pendekatan ini, semua mata pelajaran dan semua kegiatan seklah tidak lepas dari bingkai ajaran dan pesan nilai Islam.

Sekolah Insan Cendekia memiliki visi menjadi sekolah unggul yang mampu menghasilkan generasi muslim yang mempunyai landasan aqidah yang lurus (saliimul ‘aqidah), ibadah yang benar (shahiihul ‘ibadah) dan berakhlak mulia (matiinul khuluuq) serta dibekali dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang unggul. Visi ini selaras dengan tujuan umum pendidikan Islam yang hendak melahirkan insan muttaqin yang cerdas, berakhlak mulia dan memiliki keterampilan yang memberi manfaat dan maslahat bagi umat manusia, dengan memilki karakter pribadi muslim :

  1. Aqidah yang lurus (saliimul ‘aqidah)
  2. Ibadah yang benar (shahiihul ‘ibadah)
  3. Kokoh akhlaknya (matiinul khuluq)
  4. Berwawasan luas (mutsaqaful fikr)
  5. Kuat fisiknya (qawiyyul jism)
  6. Mandiri dalam hidupnya (qadirul ‘alal kasbi)
  7. Bermanfaat bagimorang lain (nafi’ul lighairihi)
  8. Bijaksana dalam waktunya (harishun ‘ala waqtihi)


Untuk mewujudkan visi tersebut Sekolah Insan Cendekia mendesain struktur kurikulum yang mengkolaborasikan pendidikan umum dan pendidikan agama secara seimbang. Jika di sekolah umum mata pelajaran pendidikan agama hanya disampaikan dalam waktu 2 jam pelajaran, maka di Sekolah insan Cendekia diberikan dalam 7 jam pelajaran dan masih ditambah dengan muatan lokal bahasa arab maupun tahsin/tahfidz.

Tak hanya itu, untuk mewujudkan visi tersebut maka telah diprogramkan berbagai kegiatan penunjang disertai pengadaan fasilitas yang mendukung. Dengan demikian maka Sekolah Insan Cendekia menjadi salah satu jawaban atas lemahnya pendidikan di Indonesia saat ini. Negeri yang sedang berkembang ini membutuhkan sekolah-sekolah cerdas yang akan menghasilkan generasi unggulan di masa yang akan datang. Sekolah Insan Cendekia menjadi salah satu agent of change, yang membawa pembaharuan pendidikan di Indonesia. Jika semua hal di atas sudah kita pahami bersama, tentu kita akan mengambil sebuah kesimpulan bahwa Sekolah Insan Cendekia adalah solusi pendidikan saat ini yang akan menghasilkan generasi unggulan di masa yang akan datang.

Mendidik dengan cinta, Kenapa Tidak ?


Saat ini kita berada di tengah era kemajuan teknologi. Era di mana pengaruh teknologi begitu besar dalam pembentukan kepribadian seseorang. Era di mana dibutuhkan guru-guru yang mampu menjadi penerang "kegelapan" para siswanya. Guru yang mampu menjadi sahabat yang baik ketika para siswa membutuhkannya. Guru yang tak hanya suka memberi hukuman (punishment) tetapi juga pandai dalam memberi penghargaan (reward).
Profesi guru bukanlah profesi yag bisa dilakukan dengan baik oleh setiap orang. Karena guru merupakan cahaya bagi para siswanya. Guru adaah teladan bagi anak didiknya. Sehingga, guru bukan sekadar membuat manusia dari tidak tahu menjadi tahu. Guru harus mampu mengubah manusia dari kebodohan dan kehinaan menuju insan yang mulia.
Adalah Rasulullah Muhammad SAW, figur guru yang telah menunjukkan karya besarnya. Figur yang telah membawa manusia dari kegelapan menuju peradaban yang cemerlang. Guru yang senantiasa melandasi setiap langkahnya dengan "cinta". (Lihat Quran, 3 : 159)



Cinta merupakan modal dasar pendidikan yang akan melahirkan kelembutan, kesabaran, kelapangan, kreativitas, serta tawakal. Cinta sebagai modal dasar dalam pendidikan telah dicontohkan RAsulullah SAW, hingga beliau diakui sebagai pemimpin dunia. Sebagaimana yang dikatakan oleh Michael Hart, penulis buku 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia, "Muhammad bukanlah semata-mata seorang pemimpin agama, tetapi juga pemimpin dunia. Dialah satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih suses luar biasa, baik ditilik dari tolok ukur agama maupun duniawi".
Jadi, marilah kita jadikan cinta sebagai modal dasar kita dalam menghantarkan anak-anak didik kita menuju kemuliaaan. Mendidik dengan cinta, kenapa tidak ?

Jumat, 10 Februari 2012

Seputar Penilaian, SKB 5 Menteri, dan Penilaian Kinerja Guru

Apa kabar sahabat?, Kembali saya posting di blog Catatan Sang Pengajar ini. Kali ini saya tuliskan sebuah catatan dari sosialisasi dan pengarahan pengawas mengenai penilaian, SKB 5 Menteri, dan Penilaian Kinerja Guru. Catatan ini merupakan rangkuman dari apa yang disampaikan bapak pengawas (Drs Setyawan, M.Pd) di SMP Negeri 2 Paranggupito hari Kamis, 9 Februari 2011. Beberapa hal yang disampaikan tentu saja dalam konteks khusus SMP Negeri 2 Paranggupito.



Berikut rangkumannya :

Seputar Penilaian

  1. Program Penilaian dibuat matrik seperti Promes
  2. Tugas Terstruktur : menguatkan satu KD, waktu maksimal 50% dari alokasi waktu tatap muka
  3. Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur, kegiatan mandiri tanpa bimbingan guru, menguatkan banyak KD, waktu lama
  4. Remidi = Remidial teaching diakhiri remedial tes
  5. Bentuk remidi = tes
  6. Jika ketuntasan dibawah 75% maka pembelajaran harus diulang
  7. Soal remidi tes disesuaikan dengan masing-masing siswa, tiap siswa bisa jadi berbeda
  8. Analisis hasil UH tidak menganalisis soal, hanya memuat analisis hasil UH+tuntas/tidaknya+remidi/pengayaan
  9. Remidiasi di luar jam pelajaran, bisa menggabungkan beberapa kelas maupun lintas kelas
  10. Nilai yang dimasukkan ke dalam rapor adalah nilai yang sudah tuntas
  11. Pengayaan tidak wajib
  12. Dokumen penilaian kepribadian dan akhlak mulia setiap guru dalam nilai kuantitatif. Nilai kepribadian diserahkan ke guru PKn, nilai akhlak mulia diserahkan ke guru Agama untuk kemudian di rata-rata dan dikualitatifkan 
  13. Nilai kepribadian bisa diolah bersama nilai harian dan tugas menjadi nilai UH

Penilaian Kinerja Guru

  1. Berdasarkan Permennegpan & RB No 16 Tahun 2009
  2. Empat jabatan fungsional guru (PErtama, Muda, Madya, Utama)
  3. Guru akan dinilai kinerjanya dan wajib mengikuti Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) setiap tahun
  4. Beban mengajar guru 24 – 40 jam tatap muka per minggu atau membimbing 150 konseli per tahun
  5. Jumlah angka kredit yang diperoleh guru tergantung pada hasil penilaian kinerjanya dan PKB (system paket)
  6. PKB harus dilaksanakan sejak golongan III/a melalui  pengembangan diri. Sejak golongan III/b dilakukan bersama dengan publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif
  7. Penilaian Kinerja Guru dilakukan setiap tahun
  8. 2014 tidak ada sertifikasi guru jalur PLPG dan portofolio, adanya PPG

SKB 5 Menteri

  1. Diharapkan ada pemerataan guru
  2. Di Wonogiri khususnya guru PKn dan Bahasa Indonesia

Semoga bermanfaat, Salam Sang Pengajar !

Jumat, 30 Desember 2011

Pelatihan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Powerpoint di SD Islam Internasional Al Abidin Solo

Kesempatan untuk berbagi sesama guru kembali datang. Kali ini nggak tanggung-tanggung, datang dari sekolah favorit di kota Solo. Ya...SD Islam Internasional Al Abidin Solo (Al Abidin International Islamic Elementary School). Melalui kegiatan bertajuk Pelatihan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Powerpoint saya bisa berbagi dengan guru-guru SD Islam Internasional Al Abidin pada hari Kamis 29 Desember 2011.




Kegiatan ini tidak diikuti oleh semua guru, tetapi sengaja hanya diikuti oleh sebagian guru yang memang diarahkan untuk memiliki produk multimedia pembelajaran. Bahkan dua orang guru sekolah tersebut telah mengikuti Lomba Pemiihan Guru Berprestasi dalam Pembuatan Bahan Ajar Berbasis Komputer/multimedia di LPMP Provinsi Jawa Tengah lalu.
Alhamdulillah...kegiatan berjalan lancar dan antusias peserta pun sangat tinggi. Pelatihan berlangsung pukul 10.30 - 14.30 dengan materi membuat desain/template, membuat tombol-tombol, hyperlink, dan slide master. Rencananya ke depan pelatihan ini akan dilanjutkan sehingga bisa memenuhi struktur materi pelatihan yang saya susun sebagai berikut :



NO
MATERI
JUMLAH JAM PELATIHAN
1
Pengenalan MPI
1 JP
2
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam MPI
1 JP
3
Membuat  desain/template MPI
1 JP
4
Membuat tombol-tombol MPI
1 JP
5
Hyperlink, slide master, animasi , dan insert sound/movie
1 JP
6
Membuat latihan soal interaktif dengan trigger
1 JP
7
Membuat Soal Evaluasi dengan Visual Basic for Aplication (VBA)
2 JP
8
Membuat simulasi  sederhana dengan VBA
1 JP
9
Kompilasi media
1 JP
Jumlah
10 JP



Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi para guru dan dunia pendidikan pada umumnya.

Sabtu, 24 Desember 2011

REVIEW HASIL LOMBA PEMBUATAN BAHAN AJAR BERBASIS KOMPUTER/MULTIMEDIA LPMP TAHUN 2011

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan pemilihan guru berprestasi dalam pembuatan bahan ajar berbasis komputer/multimedia maka LPMP Provinsi Jawa Tengah mengadakan kegiatan bertajuk "Review hasil lomba pembuatan bahan ajar berbasis komputer/multimedia". Kegiatan ini digelar di kota Solo bertempat di Griya Teratai Hotel pada tanggal 23-25 Desember 2011.
Kegiatan ini dihadiri oleh 15 pemenang lomba dan didampingi oleh beberapa dewan juri saat lomba digelar. Dewan juri yang hadir membimbing kegiatan ini adalah Pak Mulyanto, Pak Abdul Karim, Pak Mampuono, Pak Hamrowi, Pak Siswanto, Pak Abimanyu dan Pak Putut.


Kegiatan ini bertujuan untuk melihat, memeriksa, dan merevisi kembali karya para pemenang sehingga ketika CD Multimedia pembelajaran ini beredar maka sedapat mungkin sudah tidak ada kesalahan konsep dan lebih menarik untuk para siswa. Ada wacana bahwa ke depan karya para pemenang akan dipublikasikan LPMP sehingga bisa bermanfaat lebih luas. Wacana yang berkembang ke depan karya para pemenang juga akan dipublikasikan melalui situs Rumah Belajar Kemdikbud. Semoga karya para pemenang ini bisa lebih bermanfaat untuk anak-anak bangsa.

Minggu, 18 Desember 2011

HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALA M PEMBUATAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN (BAGIAN 3 - HABIS)

Salam sukses sahabat.....kembali saya melanjutkan posting mengenai hal-hal yang harus diperhatikan dala m pembuatan multimedia pembelajaran. Selain hal-hal penting yang saya tuliskan pada dua posting sebeumnya berikut evaluasi dewan juri terhadap karya multimedia pembelajaran peserta yang diikutkan dalam ajang Pemilihan Guru Berprestasi dalam Pembuatan Bahan Ajar Mandiri Berbasis Komputer/Multimedia LPMP Jawa Tengah Tahun 2011.


Secara umum evaluasi dewan juri terhadap karya multimedia pembelajaran peserta yang diikutkan dalam ajang Pemilihan Guru Berprestasi dalam Pembuatan Bahan Ajar Mandiri Berbasis Komputer/Multimedia LPMP Jawa Tengah Tahun 2011 adalah sebagai berikut :

  1. Masih ditemui media yang kurang konsisten dalam template maupun tombol
  2. Link tidak jalan, dengan kata lain file tidak terbawa.
  3. Beberapa peserta mengkambinghitamkan waktu yang mepet dalam pembuatan multimedia pembelajaran
  4. Ditemukan tombol-tombol yang tidak friendly
  5. Multimedia pembelajaran masih orientasi teks
  6. Animasi belum menyentuh esensi materi
  7. Dukungan narasi masih kurang
  8. Sound untuk tombol terlalu ramai (seperti game)
  9. Judul masih terlihat kaku, belum friendly dan menantang
  10. Kurang kontras antara text dan background
  11. Ukuran file terlalu besar
  12. Eksplore materi terlalu luas atau sebaliknya terlalu dangkal
  13. Belum ditemukan eksplorasi aplikasi terhadap konsep (kontektual)
  14. Masih ditemukan kesalahan konsep (miskonsepsi)
  15. Desain terlalu ramai seperti media pembelajaran untuk anak TK (padahal untuk siswa SMA)
  16. Pemakaian software yang tidak compatible atau tidak usserfriendly
  17. Banyak peserta yang kurang PeDe ketika presentasi


Dari berbagai evaluasi tersebut diharapkan ke depannya guru dapat mengintegrasikan MPI dalam pembelajaran yang menarik dan berkualitas. Sehingga MPI bisa meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Demikian semoga posting ini bermanfaat.

Jumat, 16 Desember 2011

HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALA M PEMBUATAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN (BAGIAN 2)

Sahabat...bagaimana kabarnya ? , melalui posting ini kembali saya akan melanjutkan menuliskan berbagai pengetahuan dan pengalaman yang saya peroleh dari ajang Pemilihan Guru Berprestasi dalam Pembuatan Bahan Ajar Mandiri Berbasis Komputer/Multimedia LPMP Jawa Tengah Tahun 2011.
Jika pada posting sebelumnya saya tuliskan berbagai masukan dan arahan dari dewan juri di babak semi final jenjang SMP/MTs, maka kali ini akan saya tuliskan berbagai hal mengenai pembuatan multimedia pembelajaran yang disampaiakan dewan juri tepat sebelum para juara lomba tersebut diumumkan.


Baiklah...tak perlu panjang x lebar pendahuluan saya. Berikut berbagai hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan multimedia pembelajaran :
  1. Hati-hati menambahkan sesuatu yang menurut kita menarik, tetapi tidak ada kaitannya deng an pembelajaran.
  2. Penambahan lagu/backsound bukanlah sebuah keharusan dalam pembuatan multimedia pembelajaran.
  3. Pentingnya penambahan simulasi dalam multimedia pembelajaran, bukan sekadar animasi.
  4. Pemilihan media pembelajaran interaktif hendaknya memperhatikan kesesuainnya dengan tujuan pembelajaran.
  5. Pentingnya memperhatikan desain komunikasi visual  dalam pembuatan multimedia pembelajaran, termasuk di dalamnya pemilihan warna.
  6. Rumus Design Patter adalah : I = H + C (Interest = Harmony + Contrast)
  7. Pola belajar desain bisa menggunakan prinsip ATM (Amati + Tiru + Modifikasi).
  8. Bahasa teks harus komunikatif, tidak hanya copy paste dari buku.
  9. Suara narrator jangan hanya sama persis dengan teks, tetapi lebih memahamkan siswa akan konsep.
  10. Yang tak kalah pentingnya adalah originalitas, karena banyak ditemukan peserta ketika presentasi dan diminta mempraktekkan hanya  bisa menjawab “lupa”....(he..he...kayak pejabat kita ketika kesandung masalah, ya...). Rencana originalitas akan dinilai 40% dari karya multimedia pembelajaran kita.


Demikian beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam pembuatan multimedia pembelajaran. Tunggu posting berikutnya mengenai evaluasi juri terhadap karya para peserta lomba. Semoga bermanfaat. Maju terus para guru !!!

Rabu, 14 Desember 2011

Kemenangan Pun Tiba !!!

Setelah sekian kali berada di tepi kemenangan, akhirnya kemenangan pun bisa saya capai di ajang Pemilihan Guru Berprestasi dalam Pembuatan Bahan Ajar Berbasis Komputer/Multimedia Jenjang SMP/MTs Jawa Tengah 2011. Di ajang yang digelar oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Tengah ini Allah menganugerahkan kemenangan di posisi Juara II untuk jenjang SMP/MTs. 




Hasil selengkapnya adalah sebagai berikut :
NO
NAMA
SEKOLAH
NILAI
KETERANGAN
1
Eko Sudirnuryanto, S.Pd
SMP N 2 Demak
806
Juara I
2
Agus Dwianto, S.Pd
SMP N 2 Paranggupito, Wonogiri
803
Juara II
3
Ratna Widayat, S.Pd
SMP N 2 Jumantono, Karanganyar
759
Juara III
4
Fajar Prihattanto, S.Pd
SMP N 2 Paranggupito, Wonogiri
757
Harapan I
5
Paulus Pintarko, S.Pd.Si
SMP N 1 Ngawen, Blora
695
Harapan II

Keberhasilan ini merupakan anugerah-Nya yang tak ternilai dan atas doa serta dukungan istri, anak, maupun para sahabat semua. Keberhasilan ini juga menunjukkan dan membuktikan dahsyatnya powerpoint untuk media pembelajaran interaktif. Terbukti Nomer  2,3, dan 4 jawara di atas menggunakan powerpoint dan mengalahkan peserta lain yang menggunakan software lainnya.

Semoga kemenangan ini mendatangkan kemanfaatan di kemudian hari. Teruslah berkarya untuk Indonesia !!! 


Arsip Blog