Tampilkan postingan dengan label Program BERMUTU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Program BERMUTU. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 November 2011

KEGIATAN DAN TAGIHAN BERMUTU DI MGMP TAHUN 2011

Program BERMUTU untuk tahun 2011 kembali dilaksanakan. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya ada sejumlah tagihan dari serangkaian pertemuan kegiatan BERMUTU.
Untuk tahun  2011 ini tagihan BERMUTU meliputi :



TAGIHAN/BUKTI
SIFAT
PENYUSUN
WAJIB
PILIHAN
KELOMPOK
INDIVIDU
1.    Kurikulum sekolah dan Silabus
Ö
-
-
Ö
2.    RPP setiap SK dan KD
Ö
-
-
Ö
3.    Jurnal / Portofolio
Ö
-
-
Ö
4.    Analisis Soal, Bank soal
Ö
-
Ö
-
5.    Hasil KTI
-
Ö
-
Ö
6.    CPD, Peta guru
Ö
-
Ö
-
7.    Peta guru sekolah/rapot guru
Ö
-
Ö
-



Semoga BERMUTU tahun ini membawa kemanfaatan dan meningkatkan profesionalisme kita sebagai guru.

Jumat, 04 November 2011

Penilaian Kinerja Guru (PK Guru)

Guru adalah pendidik profesional yang mempunyai tugas, fungsi, dan peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Guru yang profesional diharapkan mampu berpartisipasi dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan insan Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan YME, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki jiwa estetis, etis, berbudi pekerti luhur, dan berkepribadian. Tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa masa depan masyarakat, bangsa dan negara, sebagian besar ditentukan oleh guru. Oleh sebab itu, profesi guru perlu dikembangkan secara terus menerus dan proporsional menurut jabatan fungsional guru. Selain itu, agar fungsi dan tugas yang melekat pada jabatan fungsional guru dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku, maka diperlukan Penilaian Kinerja Guru (PK GURU) yang menjamin terjadinya proses pembelajaran yang berkualitas di semua jenjang pendidikan. 

Pelaksanaan PK GURU dimaksudkan bukan untuk menyulitkan guru, tetapi sebaliknya PK GURU dilaksanakan untuk mewujudkan guru yang profesional, karena harkat dan martabat suatu profesi ditentukan oleh kualitas layanan profesi yang bermutu. Menemukan secara tepat tentang kegiatan guru di dalam kelas, dan membantu mereka untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya, akan memberikan kontribusi secara langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran yang dilakukan, sekaligus membantu pengembangan karir guru sebagai tenaga profesional. Oleh karena itu, untuk meyakinkan bahwa setiap guru adalah seorang profesional di bidangnya dan sebagai penghargaan atas prestasi kerjanya, maka PK GURU harus dilakukan terhadap guru di semua satuan pendidikan formal yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat. Guru yang dimaksud tidak terbatas pada guru yang bekerja di satuan pendidikan di bawah kewenangan Kementerian Pendidikan Nasional, tetapi juga mencakup guru yang bekerja di satuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. 

Hasil PK GURU dapat dimanfaatkan untuk menyusun profil kinerja guru sebagai input dalam penyusunan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Hasil PK GURU juga merupakan dasar penetapan perolehan angka kredit guru dalam rangka pengembangan karir guru sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Jika semua ini dapat dilaksanakan dengan baik dan obyektif, maka cita-cita pemerintah untuk menghasilkan ”insan yang cerdas komprehensif dan berdaya saing tinggi” lebih cepat direalisasikan.



Untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai Penilaian Kinerja Guru (PK Guru) silahkan download file presentasi PK Guru yang saya susun. Untuk download [klik di sini].

Kamis, 11 Agustus 2011

PERJALANAN KE NEGERI SANGKURIANG (Bagian 2 - Habis)

Kegiatan Workshop Penggunaan Modul BERMUTU MGMP bertempat di Hotel Puteri Gunung , Jalan Raya Tangkuban Perahu-Lembang Bandung. Kegiatan ini dibuka secara resmi mulai pukul 15.30 WIB oleh kepala P4TK IPA Dr. Sediono, M.Si. Pada acara pembukaan ini beliau memaparkan tentang pentingnya pendidikan karakter bangsa yang saat ini di luncurkan pemerintah, juga tentang Penilaian Kinerja Guru (PK Guru) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Materi workshop penggunaan modul meliputi :
1. Kebijakan Program BERMUTU
2. Overview PK Guru dan PKB
3. Analisis Paket Belajar Program BERMUTU
4. Simulasi Penyajian Penggunaan Modul
5. Penyusunan Pedoman Skenario Bahan Ajar Penggunaan Modul
6. Review
7. Tindak Lanjut
Beberapa catatan menarik dari kegiatan ini antara lain :
1. Para peserta dilatih melakukan Penilaian Kinerja Guru dan PKB yang ternyata instrumennya luar biasa banyaknya. Setiap asesor (kepala sekolah dibantu guru senior) harus memiliki catatan-catatan tentang guru yang dinilai sebagai bukti fisik setiap indikator dari kompetensi guru yang dinilai. Artinya, asesor tersebut harus benar-benar mengawasi dan memantau kinerja guru di dalam dan di luar kelas serta menuliskannya dalam catatan untuk kemudian digunakan sebagai dasar penilaian.
2. Pada tahun 2011 ini kembali kita mendapat tambahan modul pendukung yang dikaji pada kegiatan ini. Modul-modul tersebut meliputi :
a. Pengembangan Alat Peraga Praktik IPA Sederhana
b. Pembelajaran Sifat-sifat energi nuklir
c. Pembelajaran Konsep Listrik Dinamis dengan Model Latihan Inkuiri
d. Pembelajaran Bioteknologi dengan Model Discovery Learning
e. Pembelajaran Kesehatan Sistem Reproduksi Manusia dengan STS
f. Pembelajaran Campuran dan Pemisahannya dengan Model Group Investigation
g. Penilaian Higher Order Thinking Skill dalam Pembelajaran IPA
h. Penilaian Sikap dalam Pembelajaran IPA
i. Penilaian Ranah Psikomotor
modul-modul tersebut dikaji melalui workshop ini tentang bagaimana modul digunakan dan masalah-masalah yang mungkin muncul beserta alternative solusinya. Selain itu juga dibuat bahan ajar presentasi dari setiap modul beserta RPP-nya (Rencana Pelaksaan Pelatihan).
3. Pada workshop ini juga diadakan teleconferences dengan peserta pelatihan diklat pengawas sekolah di LPMP Kalimantan Tengah dan LPMP Kalimantan Timur difasilitasi oleh Jardiknas pada hari kedua dan ketiga pelatihan. Melalui teleconferences ini para peserta dari tiga daerah bisa berdiskusi dengan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.
Kegiatan diakhiri dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut selepas peserta kembali dari workshop dan acara penutupan. Selepas penutupan diri ini pun meluncur pulang. Karena kereta baru berangkat jam 20.00 maka waktu yang ada pun saya optimalkan untuk jalan-jalan di sekitar stasiun Bandung. (Tahu sendiri kan di selatan stasiun Bandung ada obyek apa, he…he….).
Semoga kegiatan ini bisa berdampak positif bagi kemajuan

Selasa, 09 Agustus 2011

PERJALANAN KE NEGERI SANGKURIANG (Bagian 1)

Kali ke sekian kembali diri ini mendapat kesempatan menjadi peserta kegiatan wokshop tingkat nasional. Bertepatan dengan genap 30 tahun dilahirkan di bumi ini kembali sebuah surat tugas kuterima untuk dilaksanakan. Ya, tanggal 8 – 11 Agustus 2011 nama Agus Dwianto masuk dalam daftar peserta Workshop Penggunaan Modul BERMUTU MGMP yang bertempat di Hotel Puteri Gunung, Jalan Raya Tangkuban Perahu-Lembang, Bandung.

Perjalanan pun dimulai. Minggu 7 Agustus 2011 siang ku data satu per satu apa-apa yang tak boleh tertinggal. Istri pun dengan sigap menyiapkan barang-barang sesuai data yang telah ku buat. Dilanjutkan check list apa saja yang telah masuk koper.
Sore hari ketika masuk waktu sholat ashar dengan segera ku tunaikan kewajiban sujud pada Yang Maha Kuasa. Selepas sholat ashar dengan diantar istri segera diri ini melaju ke Baturetno untuk menempuh perjalaan awal Batu – Solo dengan menggunakan bus.
Sebuah catatan menarik di dalam bus adalah masih adanya “dunia gelap” yang siap menyergap para penumpang. Ya…..dunia para pencopet. Mereka tak bergeming dengan datangnya bulan suci Ramadhan. Para pencopet itu tak malu melakukan aksinya, tetap dengan modus yang sama “menjepit” penumpang bersamaan di kala bus penuh.
Aroma minuman keras sempat tercium olehku ketika salah satu dari mereka duduk tepat di sampingku. Tapi, dengan ijin-Nya Alhamdulillah mereka tak mengambil bawaanku. Mungkin tahu kalo pegawai kecil. ….(he…he….).
Jam 18.00 bus sampai di Purwosari Solo, aku pun turun dan melanjutkan perjalanan ke stasiun Balapan dengan menggunakan taksi. Maklum, jam segitu biasanya bus kota sudah tidak ada. Sesampainya di stasiun Solo Balapan diri ini langsung menuju loket pembelian karcis. Kereta Lodaya Kelas Eksekutif menjadi pilihan perjalanan ke kota Bang Ahmad Heryawan itu. Setelah karcis di tangan segera diri ini menuju ke rumah makan di sebelah utara jalur 5. Nasi opor pun menjadi pilihan menu buka puasa saat itu.
Selepas makan segera diri ini melangkahkan kaki ke mushola stasiun untuk menunaikan sholat maghrib. Tak ketinggalan sambil menunggu jam keberangkatan yang masih jam 20.30 sekalian ku isi waktu untuk tilawah dan mengerjakan sholat isya serta sholat tarawih maupun witir.
Jam 20.30 kereta pun melaju menembus gelapnya malam menuju kota kembang. Bermalam di kereta tentu bukan pilihan, karena dijamin tidak mudah tidur tentunya. Begitulah diri ini melalui Sembilan jam perjalanan.
Akhirnya, jam 05.45 kereta sampai di Stasiun Bandung. Setelah turun dari kereta, toilet menjadi pilihan pertama untuk di singgahi. Sembari menunggu matahari lebih tinggi diri ini pun istirahat sejenak di kursi tunggu penumpang. Hingga jam 06.15 akhirnya ku putuskan untuk segera meluncur ke Lembang.
Perjalanan ke Lembang ku tempuh dengan taksi. Setelah negoisasi tentang tarif akhirnya “deal”, stasiun – Hotel Puteri Gunung Lembang ku bayar dengan harga sepertiga dari penawaran pertama. Hebat kan nawarnya ?...he…he…
Tidak sampai setengah jam sampai juga diri ini di lokasi. Bertempat di lobi hotel ku isi waktu untuk online gratis (free hotspot) karena belum ada panitia yang standby.
Terima kasih Ya Rabb atas semua kemudahan dan kesempatan yang Engkau berikan pada hamba.

Bersambung

Rabu, 08 Juni 2011

Catatan Presentasi Best Practice BERMUTU di Hotel Oval Surabaya

“Kamu bagus, Gus” Kata kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon di akhir presentasi best practice MGMP IPA SMP Kabupaten Wonogiri memberikan apresiasinya kepada MGMP IPA SMP Kabupaten Wonogiri.
Atas rahmat Allah SWT diiringi doa rekan-rekan guru di Wonogiri akhirnya presentasi best practice BERMUTU di Hotel Oval Surabaya Rabu 8 Juni 2011 bisa berjalan lancar.

Presentasi best practice BERMUTU yang disajikan meliputi :
1. Standar Kompetensi dan audit Mutu oleh LPMP Sulsel
2. Pembinaan Karir oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar
3. Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan PTK oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon,
4. Peningkatan Profesionalisme Berkelanjutan di KKG oleh Ketua KKG Gugus Anggrek Wonogiri
5. Peningkatan Profesionalisme Berkelanjutan di MGMP oleh Guru Pemandu Sanggar 7 MGMP IPA SMP Wonogiri
Salah satu masukan yang diberikan audience adalah agar BERMUTU ke depan mengakomodir kegiatan penguatan materi ajar, agar dampaknya langsung bisa terasa bagi siswa. Semoga harapan-harapan yang ada bisa terwujud di Program BERMUTU tahun berikutnya.

Selasa, 07 Juni 2011

Best Practice Program BERMUTU

Kementrian Pendidikan Nasional mengadakan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program BERMUTU Tahun 2001, bertempat di Hotel Oval Surabaya 7 - 9 Juni 2001.
Peserta kegiatan meliputi LPMP, Dinas Pendidikan, LTPK, dan P4TK mitra BERMUTU.

Pada kegiatan ini juga di isi dengan penyajian best practice :
1. Sistem informasi PTK(LPMP Jabar).
2. Standar Kompetensi dan audit mutu(LPMP Sulses).
3. Pembinaan karir(Dinas kab. Tanah datar).
4. Peningkatan kompetensi dan kesejahteraan PTK(Dinas Kota Ambon).
5. Peningkatan Profesionalisme Berkelanjutan(KKG/MGMP Wonogiri)

Arsip Blog