Selasa, 26 Februari 2013

Merangkum seluruh isi informasi dari suatu tabel dan atau grafik ke dalam beberapa kalimat dengan membaca memindai


Merangkum seluruh isi informasi dari suatu tabel dan atau grafik
ke dalam beberapa kalimat dengan membaca memindai




Jika membaca buku-buku atau hasil penelitian, kemungkinan besar kita akan menemukan tabel atau grafik. Dalam Kamus besar Bahasa Indonesia, tabel diartikan sebagai daftar berisi ikhtisar sejumlah fakta informasi yang biasanya hanya berupa nama dan bilangan yang tersusun secara bersistem urut ke bawah dalam lajur tertentu dengan garis pembatas sehingga dapat dengan mudah disimak.
Sedangkan grafik merupakan lukisan pasang surut suatu keadaan dengan garis atau gambar (tentang turun naiknya hasil, statistik dan sebagainya ). Membaca tabel atau grafik dapat dilakukan dengan membaca cepat, teknik scanning. Teknik scanning adalahteknik membaca cepat untuk menemukan informasi yang telah ditentukan pembaca sebelum kegiatan membaca dilakukan. Pembaca dapat menentukan informasi atau kata yang akan dicari dalam bacaan sehingga tak perlu membaca bagia lain dari teks bacaan. Informasi atau kata yang ditentukan sebelumnya tersebut dapat berupa nomor telepon, makna kata dalam kamus, entri pada indeks, angka-angka statistik, atau informasi tertentu dalam daftar.

A.    Membaca skimming (layap) adalah membaca yang bertujuan mencari gagasan pokok atau hal-hal penting dari bacaan secara cepat.
Skimming juga dapat diartikan sebagai keterampilan membaca yang diatur untuk mendapatkan hasil yang efisien. Jadi, membaca skimming adalah membaca sekilas atau membaca cepat untuk mendapatkan suatu informasi dari yang kita baca. Skimming dilakukan untuk melakukan pembacaan cepat secara umum dalam suatu bahan bacaan. Dalam skimming, proses membaca dilakukan secara melompat-lompat dengan melihat pokok-pokok pikiran utama dalam bahan bacaan sambil memahami tema besarnya.

B.     Membaca tatap (scanning) atau disebut juga membaca memindai adalah membaca sangat cepat.
Scanning atau membaca memindai berarti mencari informasi spesifik secara cepat dan akurat. Memindai artinya terbang di atas halaman-halaman buku. Membaca dengan teknik memindai artinya menyapu halaman buku untuk menemukan sesuatu yang diperlukan.

Scanning berkaitan dengan menggerakan mata secara cepat ke seluruh bagian halaman tertentu untuk mencari kata. Teknik membaca memindai (scanning) adalah teknik menemukan informasi dari bacaan secara cepat, dengan cara menyapu halaman demi halaman secara merata, kemudian ketika sampai pada bagian yang dibutuhkan, gerakan mata berhenti. Membaca scanning/ memindai misalnya membaca mencari arti kata di kamus, membaca acara siaran di telivisi, membaca daftar pejalanan, mencari nomor telepon di buku telepon, membaca daftar menu makan di rumah makan, membaca jadwal pelajaran, mencari pada papan pengumuman, mencari topik pada daftar isi sebuah buku, membaca tabel dll.

Secara umum, tujuan kegiatan membaca adalah sebagai berikut.
a.       Tujuan rekreatif, yaitu membaca untuk mendapatkan kesenangan
b.      Tujuan intelektual, yaitu membaca untuk memperluas ilmu pengetahuan
c.       Tujuan praktis, yaitu membaca untuk dapat melakukan suatu pekerjaan

Teknik itu dilakukan dengan tahap-tahap sebagai berikut:
1.      tentukan informasi yang akan dicari dari tabel atau grafik.
1.      arahkan pandangan mata keseluruh bagian tabel atau grafik dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
2.      carilah data pada tabel atau grafik yang ingin dicari.
3.      jika sudah ditemukan, hentikan tatapan mata pada data tersebut.
4.      baca dan pahami data tersebut dengan seksama untuk memperoleh informasinya.

Banyak cara untuk memahami isi infomasi dari dalam buku, salah satunya adalah dengan teknik skimming, yaitu mencatat pokok-pokok informasi yang dimuat secara cepat.

Namun, untuk melakukan hal itu seseorang perlu mengetahui struktur isi buku, yaitu sebagai berikut:
1.      setiap buku membahas satu topik utama
2.      topik utama tersebut sipecah-pecah menjadi topik bagian dan setiap topik bagian dibahas dalam satu bab
3.      setiap bab masig dibagi-bagi lagi menjadi anak bab/ sub-bab
4.      setiap anak bab dapat dibagi menjadi sub anak bab/ sub-subbab
5.      sub anak bab disusun oleh paragraf-paragraf
6.      masing-masing paragraf membahas satu pikiran utama dan didukung oleh beberapa pikiran penjelas.

Cara melakukan skimming adalah sebagai berikut:
1.      memahami dan menemukan bagian-bagian terpenting dari suatu bacaan
2.      melompati bagian-bagian yang tidak penting dari suatu bacaan, misal: ilustrasi, paragraf transisi dan lain-lain.
3.      melihat sepintas detail khusus yang penting (nama, tanggal)
4.      membaca paragraf pertama dan terakhir suatu wacana dengan kecepatan rata-rata karena umumnya berisi ringkasan yang dibicarakan.

Jadi inti kegiatan dari teknik ini adalah mengambil informasi dari ide-ide pokok paragraf atau pokok-pokok masalah dalam setiap anak bab atau sub-subbab. Kita dapat memilih sesuai dengan tingkat detail informasi yang kita butuhkan.
IKLAN 3

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog