Sabtu, 13 Februari 2016

PERJUANGAN 3 HARI 15 RIBU HONORER , RATUSAN PINGSAN DAN KECAPEAN KARENA LAPAR

Asalamu'alaikum wr.wb. selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua....
mari simak informasi tentang kondisi terbaru rekan-rekan honorer yang berada di depan istana berikut ini...

sekitar 15 ribu honorer kategori dua (K2) masih menggelar unjuk rasa di depan Istana Negara, (12/2). Bahkan mereka mengancam bakal menggeruduk Istana Negara dengan massa yang lebih besar. Hal itu dilakukan lantaran dalam aksi sehari sebelumnya (10/2),  para honorer yang diwakili Tim 9 gagal bertemu langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

honorer kategori dua (K2) masih menggelar unjuk rasa di depan Istana Negara, (12/2).  GRAFIS ANGGA/INDOPOS FOTO RICARDO/JPNN.com

Mereka sebenarnya sempat ditemui Menteri Sekretaris Negara Pratikno namun mereka menolak. Aksi kemudian dihentikan polisi lantaran hanya diberi waktu hingga pukul 17.00 WIB.
“Hari ini memang kami belum bertemu (Jokowi). Besok kami akan berkumpul di sini lagi untuk bertemu dengan Pak Jokowi,” kata salah seorang demonstran, Nurasan. Nurasan mengatakan, jihad akbar yang dilakukan rekan-rekannya akan terus berlanjut hingga mantan Gubernur DKI Jakarta menemui para honorer secara langsung.

“Ya, aksi lanjutan besok (hari ini) pagi. Kami akan mulai berkumpul pukul 7.00. Unjuk rasa sampai jam 17.00 WIB sesuai izin yang dikeluarkan Polisi. Jika Jokowi tak ke lapangan Istana, maka kita siap geruduk Istana,” tegas dia.

Mereka mengaku siap mati demi ditetapkannya sebagai abdi negara. “Kita sepakat, yang datang ke sini siap mati dan bentrok,” ucap guru di SMP 1 Atap Pubian, Lampung Tengah (Lamteng) itu.
Sekadar diketahui, unjuk rasa tenaga honorer K2 tersebut diikuti hampir 15 ribu orang dari berbagai daerah. Terbanyak datang dari daerah-daerah di Pulau Jawa. Dari Jatim tercatat sebanyak 1.127 orang, Jawa Tengah sebanyak 3.538 orang, DIY 67 orang, Jawa Barat 6.796 orang, ditambah dari Kabupaten Bekasi 1.000 orang, DKI Jakarta 1.000 orang, Banten 500 orang.

BACA JUGA : INALILLAH ,  5 HONORER MENINGGAL DAN RATUSAN PINGSAN DI DEPAN ISTANA

Perwakilan Sumatera, tercatat dari lampung ada 211 orang, Sumatera Selatan 212 orang, Bengkulu 25 orang, Aceh dan Padang masing-masing 5 orang, Medan dan Riau masing-masing 2 orang. Ada juga peserta dari Kalimantan Barat sebanyak 7 orang, Maluku 5 orang, Palu, 3 orang, Sulawesi Barat 3 orang, Lombok, Bali, Papua masing-masing 2 orang.

‎Demonstrasi Honorer K2 di depan Istana Negara tersebut dibarengi dengan kabar duka. Dua honorer dikabarkan meninggal dunia. Namun informasi diluruskan Ketua Tim Investigasi Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Riyanto Agung Subekti. Pria yang karib disapa Itong itu menyatakan demonstran hanya bertumbangan, tidak ada yang meninggal.
“Alhamdulillah tidak ada yang meninggal di lokasi demo. Kalau yang pingsan banyak. Hanya ada satu teman kami yang‎ jantungnya kumat dan saat ini masih dirawat di RS Tarakan,” ungkap Itong,  Jumat (12/2).

BACA JUGA : KEMENTERIAN PAN-RB TAWARKAN DUA ALTERNATIF PENYELESAIAN HONORER K2

Dia menambahkan, banyaknya honorer K2 pingsan karena lapar dan kecapean. Uang untuk beli makan makin tipis sementara demo diperpanjang tiga hari sejak, Rabu (10/2). “Yang pingsan itu ada yang lapar dan tidak kuat. Banyak juga yang kecapean,” tuturnya.
Aksi massa honorer kategori 2 di Istana Negara makin memanas. Peristiwa itu terjadi setelah ibadah sholat jumat, gelombang massa yang didominasi perempuan menerobos barier berkawat yang terpasang.

Mereka pun langsung duduk di tengah jalan. Aksi tersebut kembali dibendung pihak kepolisian. Polda Metro Jaya pun langsung memblokade dengan para anggotanya. Bahkan, barier pun kembali dipasang di depannya sehingga demonstran terkurung. “Kita bukan tetoris. Kenapa dikerangkeng seperti bebek,” teriak wanita berjilbab merah asal Karawang itu.‎

Sumber : ( http://www.indopos.co.id/ )

Demikian informasi terbaru yang dapat saya berikan....
semoga bermanfaat ....






GURU KREATIF

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog