Selasa, 11 November 2014

Guru pun Harus Menjadi Presenter Profesional

 
Kembali Juara Lomba Media Presentasi Pembelajaran - Gebyar TIK 2014

Tulisan Ringan – PamongDidik. Akhirnya sampai juga di bagian akhir trilogi cerita pengalaman mengikuti Gebyar TIK 2014 yang diadakan oleh BTIKP Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, untuk yang belum membaca postingan saya sebelumnya silahkan baca Sepenggal Cerita Juara Lomba Website Sekolah dan Blogger Guru Inspiratif di Gebyar TIK 2014; ya..pada bagian akhir cerita ini saya akan membagikan pengalaman saya mengikuti cabang Lomba Media Presentasi Pembelajaran, pada lomba ini dibagi menjadi beberapa jenjang tingkatan dan saya mengikuti jenjang tingkat SMP/MTs. 

Beruntungnya saya waktu itu karena dengan pembagian jenjang seperti ini akhirnya tidak ikut bersaing dengan tingkatan yang menurut saya sudah lebih profesional dibidangnya. Maklum, untuk mengikuti lomba presentasi ini saya baru pertama kali dan tidak mengetahui bagaimana cara berlangsungnya perlombaan media presentasi pembelajaran.

Saya di Gebyar TIK 2014 - Lomba Media Presentasi Pembelajaran
Foto Bersama Dewan Juri dan Teman Peserta Lomba
Sebelum bercerita tentang jalannya lomba tersebut saya ingin berbagi persiapan saya sebelum mengikuti Gebyar TIK 2014 ini walau pada postingan sebelumnya sudah ada sebagian yang saya ceritakan dan akan saya perluas lagi di postingan ini. Pada persiapan lomba ini saya benar-benar harus membagi waktu untuk melakukan persiapannya, bagaimana tidak? Ketika harus mengikuti ketiga cabang lomba tersebut saya harus benar-benar bisa untuk membuat yang terbaik pada karya yang saya ikutkan.

Seperti ketika saya yang benar-benar tidak mengetahui dimana letak LPMP selaku tempat berlangsungnya proses akhir dari penjurian maka saya yang waktu itu berada di lokasi yang 160 km jauhnya dari kota banjarmasin harus bergegas sehari sebelumnya untuk mencari tahu dimana lokasi tersebut, dan berangkatlah saya sehari sebelum acara berlangsung. Menginap di rumah orang tua yang kebetulan berada di banjarmasin, saya memutuskan pada sore harinya untuk pergi ke lokasi LPMP di Banjarbaru. Namun tidak berhenti sampai disitu, karena lokasi penjurian di LPMP hanya untuk lomba desain website sekolah dan lomba blog guru sedangkan untuk lomba media presentasi pembelajaran dilaksanakan pada tempat BP-PAUDNI (yah, sebetulnya saya sempat begabung di sini sebagai desainer perangkat PAUD sebelum akhirnya memutuskan untuk fokus saja mengajar di madrasah saya sekarang. Jadi saya tau persis dimana tempatnya tersebut). 

Saat tinjau lokasi LPMP
Karena ada dua lokasi yang berbeda maka saya kembali memikirkan apakah saya bisa untuk mengikuti proses akhir dari penjurian ini. Saya terus berpikir apakah saya harus fokus di satu cabang lomba saja? Apakah saya harus melepaskan dua cabang lomba lainnya? Ataukah saya bisa untuk mencoba mengikuti ketiganya? Dalam perjalanan ke lokasi pertama didalam kepala saya terus berkecamuk pertanyaan-pertanyaan tadi. Namun pada akhirnya setelah sempat nyasar juga mencari tempat LPMP, maka saya putuskan untuk mencoba mengikuti ketiga cabang lomba tersebut. Kalau tidak mencoba bagaimana bisa tau, dan bagaimana bisa saya melepaskan kesempatan ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi nantinya. Dan setelah sesampainya di lokasi pertama saya pun mencoba menghitung jarak tempuh dari lokasi LPMP ke BP-PAUDNI, mencari jalan alternatif tercepat bahkan mencoba meminta kepada salah satu panitia disana agar memberikan saya waktu karena harus  menyelesaikan tahapan di lomba lainnya.

Dan hari pertama perlombaan pun datang, setelah mengikuti pembukaan dari Gebyar TIK 2014 ini dimulailah seleksi lomba untuk tahap penjurian akhir. Alhamdulillah ketika itu saya lihat nama saya masuk sebagai nominasi 10 besar di lomba website sekolah, namun tidak berhenti sampai disitu.. saya kemudian mencari di bagian lomba blog guru dan alhamdulillah saya pun masuk diperingkat 10 pada 14 besar peserta yang mengikuti seleksi final. Dan beruntungnya lagi, saya pun dihubungi dibagian lomba media presentasi pembelajaran masuk sebagai 6 besar peserta yang harus mengikuti final di BP-PAUDNI.

10 Besar Lomba Website Sekolah
Kegembiraan itu ada, walau ternyata saya harus mencurahkan perhatian yang lebih pada ketiga cabang lomba tersebut. Dan berlangsunglah proses seleksi final untuk lomba website sekolah, untuk cerita lengkapnya silahkan baca di postingan sepenggal cerita juara lomba website. Dan setelah akhirnya sebagai peserta kedua di presentasi final lomba website sekolah akhirnya saya beranjak ke lomba blog guru yang tempat berlangsungnya hanya disamping lomba website sekolah.

14 Besar Lomba Blog Guru
Beruntungnya diwaktu itu adalah ternyata tidak hanya saya yang harus mengikuti seleksi di lomba media presentasi pembelajaran dan juri pun memberikan kelonggaran kepada para peserta untuk menentukan sendiri urutan untuk mempresentasikan blognya, dan teman-teman lainnya pun sangat bersuka hati memberikan dukungan untuk yang ingin berangkat ke lokasi lainnya. Untuk cerita pada lomba blog guru silahkan baca di postingan Blogger Guru Inspiratif di Gebyar TIK 2014.

Akhirnya, sampailah saya di tahapan seleksi final lomba media presentasi pembelajaran.  
Pada lomba ini kita diharusnya menampilkan salah satu bahan ajar kita dalam bentu presentasi berbasis multimedia yang bisa dibuat menggunakan PowerPoint atau dengan aplikasi flash lainnya. Untuk presentasi yang saya buat hanyalah menggunakan aplikasi PowerPoint dengan tambahan authoring tool dari iSpring Sollution

Saya di Gebyar TIK 2014 - Lomba Media Presentasi Pembelajaran
Saya di Gebyar TIK 2014 - Lomba Media Presentasi Pembelajaran

Sebelum akhirnya maju untuk membawakan presentasi, saya sendiri sempat ngerasa down… tidak percaya diri dengan apa yang akan saya tampilkan. Karena energi sudah terkuras di dua tahapan seleksi sebelumnya, terlebih ketika harus melihat tampilan presentasi peserta lainnya yang memang layak untuk diacungi jempol. Dan beruntungnya saya kembali… setelah akhirnya akan giliran saya mempresentasikan karya saya, waktu yang diberikan pun dimulai pada sesi malam sesudah shalat Isya. 

Saat saya mempresentasikan karya
Dan tentunya ketika waktu tersebut beberapa perkiraan saya adalah… Saya bisa menyempatkan untuk istirahat sebentar karena waktu dari magrib ini menuju isya bisa dimanfaatkan untuk menyegarkan pikiran, dan tentunya saya bisa juga memanfaatkannya dengan mengisi perut dulu supaya menambah energi, dan tidak hanya saya… pastinya para dewan juri pun akan melakukan hal yang serupa setelah seharian melakukan penjurian. Jadi intinya adalah keberuntungan sebagai peserta pertama di sesi kedua ini selain bisa mempelajari teknik para peserta sebelumnya, saya pun bisa memaksimalkan penampilan saya dengan perhatian para dewan juri yang masih fresh untuk menilai.

Dan berikut beberapa hal yang menjadi perhatian saya ketika mengikuti lomba media presentasi pembelajaran ini;

    Buatlah Presentasi Pembelajaran Yang Sederhana

      Ya, sederhana dari segi tampilan dan dari segi isinya pula. Karena ini bukan dokumen yang harus dibaca dengan rinci namun ini juga bukan media untuk menampilkan semua bakat kita dalam membuat presentasi.

        Tidak Usah Terlalu Banyak Efek Animasi atau Transisi

          Ya, kadang kita ingin menampilkan seluruh pengetahuan kita dalam menggunakan efek animasi dalam presentasi, namun hal tersebut tidaklah terlalu penting untuk dilakukan. Kembali ke poin pertama; buatlah presentasi yang sederhana sehingga tidak menjadikan siswa kehilangan fokus untuk belajar.

            Hindari penggunaan animasi flash atau clipart yang berlebihan

              Masih ke poin pertama yang mengharuskan presentasi sederhana, maka sebaiknya tidak perlu menggunakan animasi flash atau clipart yang terlalu banyak.

                Pahami Alur Navigasi Pada Presentasi

                  Nah, kadang kita membuat tombol navigasi sebagai tombol cepat mengakses slide yang kita buat. Tapi terkadang kurangnya pengetahuan ini akan menyebabkan kita bingung sendiri dalam penyampaian presentasi media pembelajaran tersebut.

                  Juri pun fokus menilai
                  Yah, setidaknya begitulah yang saya dapat ketika proses penilaian akhir dari lomba presentasi media pembelajaran. Saya membuat media pembelajaran yang sederhana namun tujuan dari tercapainya fokus siswa dalam memperhatikan presentasi yang kita buat itulah yang harus diperhatikan. Saya pun hanya menggunakan iSpring Quizmaker sebagai tambahan untuk pembuatan uji kompetensi siswa yang digabungkan dengan powerpoint tersebut, tidak seperti teman-teman lain yang menguasai VBA sebagai proses penilaiannya dan bahkan ketika pertama kali saya mempersiapkan untuk presentasi dihadapan para juri ada yang nyeletuk dengan mengucapkan “ah..pada tahun kemaren ku juga menggunakan trigger untuk pembuatan presentasi pembelajaran ini, tapi ternyata tidak terpilih sebagai juara”. Nah dari celetukan tersebut saya yang ternyata hanya menggunakan fungsi trigger mampu menjadi juara pertama di Lomba Media Presentasi Pembelajaran

                  Yaa..walau dengan efek trigger, yang terpenting adalah penyajian yang kita berikan. Ingat ini presentasi untuk pembelajaran, kita harus bisa menyesuaikan keinginan para siswa sebagai penerima presentasi ini, bukan untuk menjadi sebuah wadah sajian dari keinginan pribadi dalam menyajikan pengetahuan dalam menguasai aplikasi pembuat presentasi.

                  Sesama Juara Lomba
                  Wah..banyak juga ternyata cerita saya. Semoga di trilogi pengalaman yang saya bagikan ketika mengikuti gelaran Gebyar TIK 2014 ini mampu menginspirasi teman-teman semua. Sesungguhnya ketika kita benar-benar ingin menjadi yang terbaik pasti ada jalan untuk mencapainya. Saya pun bersyukur akhirnya mampu mewujudkan impian saya untuk menjadi guru yang berprestasi dan mampu menginspirasi anak didik saya nantinya.



                  Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan gelaran tersebut dan terima kasih kepada seluruh teman-teman yang ikut memeriahkannya dan mohon maaf ketika ada ucapan bahkan perbuatan saya yang menyinggung perasaan kalian.

                  Terima kasih…
                  GURU KREATIF

                  0 komentar:

                  Posting Komentar

                  Arsip Blog